HOME

Mitra Kabupaten Lumbung Pekerja Imigran di Sulawesi Utara


INDIMANADO.COM, SULUT - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mitra, menggelar rapat koordinasi Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-TPPO), Kamis (1/11).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mitra, Phebe Punuindoong mengatakan, kegiatan ini di hadiri oleh semua stekholder untuk bersinergi.

"Dengan mengharapkan perdagangan orang yang ada di kabupaten Mitra, baik itu di luar negeri maupun di dalam negeri bisa di tekan," ujarnya.

Dijelaskannya, kami butuh dukungan dari masyarakat. Jadi masyarakat jangan hanya diam, kami butuh semua dukungan masyarakat maupun yang terkait tadi, agar supaya kejahatan ini bisa di minimalisir.

"Dan tadi sudah komitmen petugas atau dalam hal ini kepolisian, ketika ada kejadian demikian harus di usut tuntas dan diberikan efek jerah," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado, Hard Merentek menuturkan, kegiatan ini sangat bagus sekali dan memberi pemahaman kepada peserta.

"Ini supaya kita lebih merapatkan barisan, agar Mitra yang belum pernah kami tangani adanya kasus perdagangan orang orang tidak akan terjadi. Intinya kita lakukan pencegahan agar tidak ada kejadian-kejadian yang tidak diharapkan," ujarnya.

Di tambahkanya, Mitra adalah salah satu kabupaten yang lumbung pekerja imigran di Sulawesi Utara.

"Kalau perdagangan orang belum pernah saya tangani sampai saat ini, tapi kalu pekerja imigran yang bermasalah, sudah pernah kami tangani yaitu ada Enam orang kami pulangkan dari malaysia," tuturnya.

(*/Bill)

No comments

Silakan beri komentar anda