HOME

Dinas Pertanian Bakal Bantu Petani Yang Kena Dampak Erupsi Soputan


INDIMANADO.COM, SULUT - Erupsi Gunung Soputan beberapa waktu lalu, memberikan dampak pada sektor pertanian di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Banyak petani mengalami gagal panen.

Kerugian yang dialami petani ini membuat Dinas Pertania Mitra turun tangan. Kepala Dinas Pertania, Elly Sangian, Rabu (19/12) mengatakan akan memberikan bantuan berupa bibit kepada petani, namun bantuan tersebut sesuai dengan intesitas kerusakan.

"Kami akan berikan bantuan bibit agar mereka bisa kembali bercocok tanam. Untuk bantuan bibit jagung dipihak kami tersedia, sedangkan untuk bibit holtikultura kami tidak punya, namun kami sudah menyurat ke pemerintah provinsi untuk meminta bantuan," tandasnya.

Menurut data dari Dinas Pertanian Mitra, ada dua kecamatan yang sektor pertaniannya terkena dampak abu vulkanik, yakni Tombatu dan Tombatu Utara. Dari data tersebut, sekitar 50 persen pertanian di wilayah Kecamatan Tombatu Utara mengalami kerusakan, sementara untuk Kecamatan Tombatu sekira 5 sampai 30 persen intensitas kerusakan pertanian yang dialami.

"Kami sudah lakukan pendataan dan beberapa petani yang terkena dampak tersebut, diantaranya petani jagung, cabe rawit, tomat, sayuran, ketimun, kacang tanah, dan talas," ungkapnya.

Sementara itu, sektor pertanian, khusus jagung menjadi yang terbesar terkena dampak.

"Jadi dari data yang kami himpun, sektor pertanian jagung yang terkena dampak paling besar untuk dua kecamatan tersebut. Untuk Tombatu Utara prediksi kehilangan produksi sebesar 39,7 ton dan Tombatu prediksi kehilangan produksi sekira 4,6 ton," ujarnya.

(*/Bill)

No comments

Silakan beri komentar anda