HOME

Dinsos Mitra Lounching Bantuan Pangan Non Tunai


INDIMANADO.COM, RATAHAN - Launching dan edukasi serta rapat koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tahun 2019 Ratahan, dilaksanakan
Selasa, (18/6/19).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mitra, Franky Wowor mengatakan,
kegiatan ini dalam rangka meningkatkan efektifitas dan ketepatan sasaran penyaluran bantua sosial serta untuk mendorong keuangan inklusif.

"Sesuai arahan Presiden RI, bantuan sosial dan subsidi disalurkan secara non tunai dengan menggunakan perbankan.
Di Mitra perbankan bekerjasama dengan Bank Mandiri," kata Wowor.

Kegiatan dibuka asisten III Drs Piether Owu ME. Owu mengharapkan program BPNT dapat meningkatkan ekonomi rakyat dengan memberdayakan kios/warong/toko yang ada, sehingga dapat melayani transaksi secara elektronik melalui sistem perbankan.

Jangka panjang diharapkan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat.

"Namanya bantuan, diharapkan agar dapat disalurkan dengan baik dan tepat sasaran," imbaunya.

Dia juga mengharapakan kedepan Mitra dari jumlah penerima bisa berkurang. Menurutnya, pemerintah dengan program ini berharap pemberdayaan masyarakat dengan potensi lokal menjadikan masyarakan sebagai pelaku ekonomi kreatif bisa meningkatkan perekonomian, sehingga tidak harus mendapatkan lagi bantuan.



Sementara, Steven Douglas Rando kepala Bank Mandiri Cabang Ratahan mengatakan bahwa Total yang akan disalurkan 4785, Tahap I non PKH
yang telah terdistribusi untuk BPNT Juni datanya per 17 Juni 2019.

Berikut datanya;
1. Ratahan Timur 105 telah disalurkan dati 181
2. Pusomaen 82 telah disalurkan dari 537
3. Ratahan 116 telah disalurkan dari 397
4. Ratatotok 425 telah disalurkan dari 1.024
5. Tombatu Utara 107 telah disalurkan dari 288
6. Tombatu Timur 130 telah disalurkan dari 323
7. Belang 161 telah disalurkan dari 499
8. Pasan 74 telah disalurkan dari 293
9. Touluaan Selatan 41 telah disalurkan dari 160
10. Tombatu 179 telah disalurkan dari 458.
Untuk 2 kecamatan yakni silian raya dan touluaan penyaluran pada minggu berjalan ini.

Kasubdit Bantuan Stimulan Direktorat Penanggulangan Fakir Miskin Wilayah III Mangara Simanjuntak mengatakan, ini merupakan tahap pengenalan terkait perubahan skema penyaluran bansos beras sejahtera (rastra) menjadi non tunai. Dimana para penerima sudah tak menerima bantuan rastra secara manual, namun bantuan masuk ke rekening dengan nominal Rp 110 ribu.

"Bantuan yang diberikan sudah tak berupa rastra. Namun saat ini bantuan berupa voucer seharga Rp 110 ribu per bulan. Itu bisa ditukarkan di warung terdekat yang sudah ditentukan," katanya.

Menurutnya pada bantuan non tunai ada dua alternatif bahan pokok yang bisa dipilih penerima, yakni beras dan telur.

"Terserah penerima mau ambil telur atau beras. Yang pasti jangan sampai melebihi harga 110 ribu," jelasnya.

Meski begitu, jika memang bantuan tak diambil para penerima bisa saja diblokir. Dengan didahului peringatan secara bertahap.

"Misalnya dalam satu bulan bantuan tidak diambil tentu bakal diperingatkan. Namun kalau sudah tiga bulan tak diambil langsung diblokir dan bantuan dialihkan ke penerima lain," tandasnya.

(Bill)

No comments

Silakan beri komentar anda