HOME

Diduga Diterlantarkan Keluarga, Berty Dapat Perhatian Bupati Sumendap


INDIMANADO. COM, RATAHAN - Miris dialami Berty Ondang. Saat ditemukan, pria ini sendirian dan sedang sakit di disalah satu gubuk di Desa Toluaan, Kecamatan Silian, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Diduga Berty diterlantarkan keluarga.

Bupati Mitra, James Sumendap SH saat menerima informasi ini, bersimpati. Bupati yang akrab disapa JS ini langsung menginstruksikan perangkatnya untuk membantu.

Asissten Satu Sekretariat Daerah Kabupaten Mitra, Jani Rolos menjelaskan, awalnya informasi didapat dari Puskesmas Touluaan. Mendapat informasi ini, Pemkab Mitra langsung membantu menfasilitasi bersangkutan.

"Dengan ketulusan hati dari Pak Bupati James Sumendap SH, langsung menginstruksikan seluruh perangkat yang berwewenang segera membantu. Saya sendiri langsung turun dan membantu yang bersangkutan," ujar Rolos.

Lanjutnya, Pemkab Mitra langsung mengantar bersangkutan berobat ke Rumah Sakit Noongan. Dari Rumah Sakit Noongan, bersangkutan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Ratumbuysang Manado untuk diperiksa kejiwaan.

"Sesampai ke RS Ratumbuysang Manado, bersangkutan sendiri diperiksa para dokter ahli. Menurut dokter sendiri bersangkutan hanya sakit mental," terang Rolos.

Dikarenakan bersangkutan sendiri hanya sakit mental. Maka, bersangkutan dirujuk ke Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang, Manado.

"Semua biaya difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Mitra dalam hal ini Bupati Mitra James Sumendap, dari rumah sakit Noongan sampai ke Rumah Sakit Prof Kandouw," pungkas Rolos.

"Ini menunjukan kepedulian dari Pak Bupati James Sumendap kepada masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu," tuturnya.

Sementara, Kabag Humas dan Protokoler Mitra, Arnold Mokosolang menjelaskan, Berty Ondang sendiri berasal dari Desa Tawaang Minsel, dan bersangkutan sendiri sekarang tinggal di Desa Touluan Kecamatan Silian.

"Berdasarkan informasi, ternyata yang bersangkutan sendiri hidupnya berpindah-pindah. Karena tinggal di Kabupaten Mitra, warga masyarakat prihatin memberi bantuan kepada bersangkutan berupa baju bekas," terangnya.

"Saat di rumah sakit, salah seorang anak bersangkutan sempat datang membesuk, tetapi langsung pulang," tambah Mokosolang.

Oleh karena itu, Berty secara bergantian dijaga oleh Assisten 1, Camat Silian, dan dinas terkait. Bukan hanya itu, Pemkab Mitra juga memperhatikan sampai pada pakaian dan makanan bersangkutan.

Ditambahkan Rolos, karena bersangkutan diduga diterlantarkan keluarga, maka akan dibuatkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Kabupaten Mitra agar bisa ditempatkan di panti jompo.

(Bill)

No comments

Silakan beri komentar anda