Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Iklan

Dari Jakarta Pulang ke Manado, Firginia Lomban Kembangkan Oleh-Oleh Khas Sulut hingga Tembus Mancanegara

6 October 2026 | 11:45 WIB Last Updated 2026-10-06T03:45:27Z
Konsumen dari beberapa negara yang memamerkan produk Kana House.

MANADO, Indimanado.com - Berawal dari pengalaman bekerja di Jakarta dan kerap diminta membawakan oleh-oleh khas Manado, Firginia Lomban, SE, Alumni International Business Administration (IBA) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), melihat peluang untuk mengembangkan usaha produk pangan khas Sulawesi Utara.

Firginia, yang akrab disapa Igin, kemudian memutuskan kembali ke tanah kelahirannya di Manado pada 2023. Dari pengalaman tersebut, ia mulai merintis usaha oleh-oleh khas Sulawesi Utara melalui Kana House.

"Berawal saat kerja di ibukota dan tiap pulang ke manado selalu diminta oleh - oleh khas manado. maka tercetus dalam pikirannya ini bisa dijadikan peluang usaha untuk membuat produk oleh- oleh buatan sendiri,ini peluang bisnis yang menjanjikan," ujar Igin Owner Kana House panggilan akrabnya.

Keputusan tersebut tidak terlepas dari potensi sumber daya alam Sulawesi Utara, khususnya hasil perikanan. Melihat melimpahnya sumber daya ikan di daerah ini, Igin kemudian memilih mengembangkan produk olahan yang dapat menjadi pilihan oleh-oleh khas Sulawesi Utara.

Berawal dari Sistem Open PO
Tidak membutuhkan waktu lama, pada tahun yang sama Igin mulai menjalankan usaha dengan sistem open pre-order (PO). Produk yang ditawarkan saat itu adalah abon cakalang dan sambal roa.

Produksi awal dilakukan dalam jumlah terbatas dan menggunakan kemasan sederhana. Produk dibuat berdasarkan pesanan yang masuk.
Namun, perjalanan awal usaha tidak langsung berjalan mudah. Persaingan dengan berbagai produk sejenis yang telah lebih dulu dikenal menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi.

"Pertama memang agak sulit karna banyak produk serupa dipasaran yang sudah lebih dulu terkenal tapi saya tetap konsisten memasarkan online dan menjaga kualitas produk, dan tetap yakin karna bagi saya rejeki itu sudah ada porsinya masing -masing dari Tuhan," ujar Ijin optimis.
Konsistensi dalam pemasaran secara online, menjaga kualitas produk, serta ketekunan dalam menjalankan usaha perlahan mulai membuahkan hasil.

Dari yang sebelumnya hanya memproduksi berdasarkan pesanan, Kana House kini telah mampu menyediakan stok dalam jumlah ratusan pieces setiap bulan. Produk-produknya juga telah tersedia di sejumlah konter di Kota Manado.

Produk Premium Kana House Masuk Sejumlah Gerai
Perkembangan usaha tersebut turut mendorong Kana House memperluas pemasaran produk premium. Di antaranya Abon Cakalang Manado dan Sambal Roa Asap Premium Kana House.

"Untuk produk Premium Kana House seperti abon cakalang Manado dan Sambal Roa Asap Premium Kana House saat ini kami sudah memasarkan di supermarket seperti trufarm, freshmart, lenso, toko oma yuli serta galeri dekranasda sulut," pungkas Igin.

Produk Kana House tidak hanya menyasar konsumen di Sulawesi Utara. Seiring berkembangnya pemasaran, oleh-oleh khas Sulut tersebut telah dikenal hingga sejumlah negara.

Pasarnya disebut telah menjangkau Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Australia, Afrika, Belanda, Singapura, Malaysia, Korea, Jepang, Hong Kong, dan Filipina.

Abon Cakalang Tiga Varian Rasa
Salah satu produk yang paling banyak dicari adalah Abon Cakalang Kana House yang tersedia dalam tiga varian rasa, yaitu:
• Pedas
• Pedas Manis
• Original Tanpa Cabe

Perjalanan Kana House menjadi contoh bagaimana pengalaman sederhana saat bekerja di luar daerah dapat berkembang menjadi ide bisnis ketika melihat potensi produk lokal.

Bagi Igin, pengembangan produk oleh-oleh khas Sulawesi Utara bukan hanya soal menjalankan usaha, tetapi juga membuka peluang agar produk olahan berbasis sumber daya lokal dapat dikenal lebih luas, termasuk hingga pasar internasional.

(Dwi)

Iklan

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close