![]() |
| Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey. |
Target tersebut disampaikan Olly saat memberikan laporan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar PDI Perjuangan Sulawesi Utara yang dihadiri Puan Maharani yang juga menjabat Ketua DPR RI, di Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (5/11/2026).
"Dan saya percaya kalau kita lakukan ini selalu, pasti harapan kita di tahun 2029 PDI Perjuangan Sulawesi Utara pasti menang," ujar Olly.
Optimisme tersebut disertai laporan perkembangan konsolidasi organisasi. Olly menyebut pembentukan struktur partai di 15 kabupaten/kota telah mencapai 100 persen. Begitu pula dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan yang seluruhnya telah terbentuk.
Sementara itu, pembentukan pengurus ranting telah menjangkau 1.839 desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 283 ranting telah membentuk anak ranting.
Untuk memperkuat administrasi dan pendataan kader, Olly mengungkapkan bahwa proses penginputan data struktural ke dalam sistem DPP juga terus berjalan. Hampir 80 persen data PAC dan ranting disebut telah masuk ke dalam Silon DPP partai.
Menurut Olly, konsolidasi tidak hanya berhenti pada pembentukan struktur, tetapi juga harus diikuti penguatan kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
Ia memaparkan lima agenda yang menjadi fokus PDIP Sulut, yakni modernisasi partai dan penguatan konsolidasi organisasi, memperkuat kerja-kerja kerakyatan, regenerasi dan kaderisasi, gerakan turun ke akar rumput, serta menjaga soliditas struktural.
![]() |
| Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar PDI Perjuangan Sulawesi Utara yang dihadiri Puan Maharani, di Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (5/11/2026). |
Dalam aspek kerja kerakyatan, Olly mencontohkan keterlibatan kader PDIP dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana kebakaran di Kota Manado. Ia menyebut koordinasi antara pemerintah kota dan jajaran partai memungkinkan bantuan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.
"Karena dimana ada bencana, semua turun langsung baik eksekutif maupun legislatif. Sehingga berdampak yang sangat kuat," katanya.
Selain itu, penguatan regenerasi juga menjadi perhatian. Olly menyebut semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kepengurusan partai, baik di tingkat DPD, DPC maupun PAC. Kehadiran organisasi sayap seperti Taruna Merah Putih dan Banteng Muda Indonesia menjadi bagian dari penguatan kaderisasi tersebut.
Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya disiplin organisasi untuk menjaga soliditas internal. Menurutnya, jajaran partai harus mengikuti arahan Ketua Umum dan menjaga kesatuan gerak organisasi.
"Yang agak menyimpang-menyimpang sudah sudah tidak di sini lagi, sudah dikeluarkan. Karena itu petunjuk Ibu Ketua Umum harus tegas, kalau main-main geser," tegasnya.
Olly turut melaporkan bahwa sejumlah program kerakyatan di daerah telah berjalan, termasuk penanaman pohon dan pengembangan UMKM di Minahasa Utara. Program pengelolaan sampah yang menjadi arahan DPP juga mulai dilaksanakan di Sulawesi Utara.
Untuk organisasi sayap, ia menyampaikan konsolidasi Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Baitul Muslimin Indonesia, serta Gerakan Nelayan Tani Indonesia telah selesai.
Dengan capaian konsolidasi tersebut, Olly menyatakan DPD PDIP Sulut kini mulai mempersiapkan program-program kerja untuk 2027 sesuai instruksi DPP.
(Jobel)

