Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya

14 August 2026 | 18:16 WIB Last Updated 2026-08-14T10:16:03Z
Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya.

Manado, 14 Agustus 2026 - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) kembali mempertegas komitmennya dalam mendorong modernisasi dan transformasi sektor pertanian daerah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Electrifying Agriculture, PLN menyerahkan bantuan sarana pengairan berbasis listrik terintegrasi kepada Kelompok Tani Torout Jaya guna memodernisasi pola pengairan, menghemat biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah sekaligus pilar utama ketahanan pangan bangsa. Di balik ketersediaan pangan harian masyarakat, terdapat kerja keras para petani yang tak kenal lelah.

Namun, sektor ini terus dihadapkan pada tantangan yang kian kompleks, mulai dari keterbatasan air saat musim kemarau, ketergantungan pada bahan bakar fosil yang harganya berfluktuasi, hingga keterbatasan peralatan manual yang membatasi hasil panen.

"Sebagai perusahaan yang mengemban amanah penugasan negara, PT PLN (Persero) memahami betul bahwa peran kami tidak hanya sebatas menghadirkan terang listrik di rumah-rumah warga. Lebih dari itu, listrik harus menjadi motor penggerak roda perekonomian, pemantik kesejahteraan, dan solusi atas tantangan nyata masyarakat," tegas Usman.

Melalui pilar Electrifying Agriculture, PLN hadir mendorong peralihan pola pertanian konvensional berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM) menuju pertanian modern berbasis listrik yang jauh lebih efisien, hemat biaya operasional, dan ramah lingkungan.

Dalam kesempatan ini, PLN menyerahkan bantuan ekosistem pengairan berbasis listrik yang terintegrasi secara komprehensif dari hulu ke hilir untuk Kelompok Tani Torout Jaya, yang mencakup 4 Unit Pengeboran Air dan Sumur Bor, lengkap dengan 4 Set Pemasangan Instalasi Air untuk memastikan ketersediaan sumber air yang stabil, 4 Unit Pompa Air Listrik Modern, disokong 4 Pasang Baru Listrik Daya 3.500 VA lengkap dengan sertifikasi Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) demi jaminan keamanan pasokan daya.

Selain itu diberikan juga 20 Unit Tandon Air Kapasitas 3.500 Liter beserta 20 Unit Tower Tandon Tinggi 2 Meter dengan pengecoran kaki tower agar konstruksi kokoh dan tahan lama, serta 1.400 Meter Selang HDPE 1 Inci untuk menyalurkan air secara merata langsung ke titik-titik lahan pertanian.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit menjelaskan bahwa dengan jaminan ketersediaan air dan penggunaan pompa berbasis listrik, para petani dapat menghemat biaya energi hingga lebih dari 50% dibandingkan menggunakan mesin pompa BBM. Penghematan biaya ini memungkinkan pengolahan lahan dilakukan tepat waktu dan proses tanam dapat dilaksanakan secara serempak.

Selain itu, program ini secara langsung mengusung misi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) / SDGs Ke-8, yaitu mendorong Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Ketika efisiensi irigasi tercapai, produksi komoditas unggulan khususnya jagung akan meningkat pesat. Hasil panen yang melimpah ini tidak hanya melipatgandakan pendapatan anggota Kelompok Tani Torout Jaya, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menekan tingkat pengangguran, serta memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

"Bantuan yang diserahkan hari ini sepenuhnya adalah amanah. Kami menitipkan seluruh sarana dan prasarana pengairan ini untuk dijaga, dirawat, dan dikelola secara gotong royong dengan penuh tanggung jawab. Pastikan perawatan berkala dilakukan agar manfaat alat-alat ini dapat terus dirasakan dalam jangka panjang, bahkan hingga generasi penerus kita kelak," pesan Noven kepada para anggota kelompok tani.

Melalui program TJSL ini, PLN UID Suluttenggo tidak hanya berkomitmen dalam menyediakan pasokan listrik yang andal, tetapi juga hadir secara aktif sebagai mitra pembangunan ekonomi masyarakat. Sinergi antara PLN, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani Torout Jaya ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung tercapainya kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Tim Indimanado)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close