![]() |
| Istana Laut Signature, Jalan Ahmad Yani, Sario, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. |
Grand opening restoran seafood dan makanan Nusantara ini berlangsung meriah. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama dan dihadiri sejumlah pejabat, pengusaha, ribuan tamu undangan, hingga kerabat dekat.
Kehadiran Istana Laut Signature menjadi langkah lanjutan dari usaha kuliner yang sebelumnya telah hadir melalui Istana Laut Manado di kawasan Sindulang.
Kini, outlet kedua yang berada di bawah naungan owner Rico Tatukude tersebut hadir dengan wajah berbeda.
Jika outlet sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan awal Istana Laut di Manado, Istana Laut Signature membawa konsep klasik modern dengan sentuhan elegan dan premium.
Konsep Premium, Harga Tetap Terjangkau
Manager Istana Laut Signature, Leonardo, mengatakan konsep mewah yang dihadirkan tidak dimaksudkan untuk membuat restoran tersebut hanya bisa dinikmati kalangan tertentu.
Justru, konsep yang dibawa dirancang agar masyarakat dari berbagai kalangan tetap dapat menikmati hidangan seafood khas Manado dengan suasana yang lebih elegan.
"Istana Laut Signature hadir di Kota Manado, tepatnya di Sario. Sebelumnya kami sudah punya outlet pertama, Istana Laut Manado di Sindulang. Nah, kami hadir dengan konsep yang lebih luxury, elegan, mewah, premium, tetapi dengan harga terjangkau. Jadi masyarakat semua kalangan itu bisa turut datang menikmati santapan seafood khas Manado," ujar Leonardo.
Konsep tersebut menjadi salah satu karakter utama Istana Laut Signature.
Pengunjung tidak hanya ditawarkan makanan, tetapi juga pengalaman bersantap dalam suasana restoran yang dirancang dengan nuansa klasik modern dan elegan.
Tak Hanya Seafood, Ada Menu Nusantara
Nama Istana Laut tentu lekat dengan sajian hasil laut. Namun, Istana Laut Signature tidak hanya mengandalkan seafood sebagai pilihan utama.
Sejumlah makanan khas Nusantara juga disiapkan untuk memberikan alternatif kepada pengunjung.
Pilihan ini sekaligus menjadi opsi bagi masyarakat yang memiliki alergi terhadap seafood maupun mereka yang memang tidak mengonsumsi makanan laut.
"Walaupun ada beberapa yang mungkin alergi seafood, bisa merasakan yang non-seafood juga di sini. Ada beberapa makanan khas Nusantara yang kami hadirkan, seperti soto, rawon, dan lain-lain yang melengkapi," jelas Leonardo.
Dengan demikian, pengunjung dapat memilih hidangan sesuai selera tanpa harus selalu mengambil menu berbahan dasar seafood.
Buka dari Sarapan hingga Dinner
Salah satu hal yang menjadi daya tarik Istana Laut Signature adalah waktu operasionalnya.
Restoran yang berada di kawasan Sario ini buka mulai pukul 07.00 WITA hingga 23.00 WITA.
Rentang waktu tersebut membuat Istana Laut Signature dapat menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam.
Bahkan, bagi masyarakat yang ingin menikmati hidangan ikan bakar sejak pagi, restoran ini sudah mulai melayani pelanggan sejak pukul 07.00 WITA.
"Untuk Signature, kami open dari jam 7 pagi sampai jam 11 malam. Jadi dari breakfast sampai dinner kami selalu hadir untuk masyarakat Kota Manado. Bagi yang pengen makan ikan bakar di pagi hari, kami sudah start dari jam 7 pagi. Di jam 7 pagi juga ada menu breakfast seperti tinutuan, mi cakalang, nasi kuning dengan harga terjangkau, start dari Rp20 ribu," ungkapnya.
Untuk menu sarapan, pengunjung dapat memilih sejumlah sajian yang akrab dengan lidah masyarakat Manado, seperti tinutuan, mi cakalang, dan nasi kuning.
Harga menu sarapan tersebut mulai dari Rp20 ribu.
Seafood Mulai Rp35 Ribuan
Konsep premium yang dibawa Istana Laut Signature juga tidak berarti seluruh hidangan memiliki harga tinggi.
Leonardo menjelaskan, harga seafood disesuaikan dengan jenis dan berat masing-masing bahan makanan.
Untuk kepiting, misalnya, harga disebut mulai dari kisaran Rp35 ribuan.
"Untuk di kami harga yang paling mahal itu tergantung di jenis seafood, seperti cumi atau kepiting yang tergantung ons. Itu start aja dari Rp35 ribuan untuk kepiting. Jadi masih sangat terjangkau," tambah Leonardo.
Dengan kombinasi suasana premium, pilihan seafood dan makanan Nusantara, serta rentang harga yang beragam, Istana Laut Signature mencoba menghadirkan pengalaman kuliner yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Sario, restoran ini kini menjadi outlet kedua Istana Laut di Kota Manado.
Kehadirannya menambah pilihan bagi warga maupun pengunjung kota yang ingin menikmati kuliner seafood khas Manado dalam suasana yang lebih elegan, tanpa harus mengesampingkan pilihan makanan Nusantara dan harga yang tetap terjangkau.
(DWI/AJL)

