Antrean Biosolar di Manado, Pertamina Tambah Penyaluran 8 Persen Antrean Biosolar di Manado, Pertamina Tambah Penyaluran 8 Persen - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Antrean Biosolar di Manado, Pertamina Tambah Penyaluran 8 Persen

25 September 2026 | 02:24 WIB Last Updated 2026-09-24T18:24:38Z
Foto salah satu SPBU di wilayah Sulawesi-Pertamina
Foto salah satu SPBU di wilayah Sulawesi.

Makassar, Indimanado.com - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan penyaluran Biosolar di Sulawesi Utara sebesar 8 persen dibandingkan Agustus 2026. Langkah ini dilakukan menyusul antrean yang masih terpantau pada penyaluran Biosolar di Kota Manado.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kondisi penyaluran BBM di wilayah Sulawesi secara umum masih kondusif, meski kepadatan pada waktu tertentu masih terjadi untuk jenis BBM tertentu.

“Kami terus memantau kondisi penyaluran BBM di seluruh wilayah Sulawesi. Secara umum kondisi terpantau kondusif, meskipun di beberapa daerah masih terdapat kepadatan pada jam-jam tertentu, khususnya untuk jenis BBM tertentu," ujar Lilik, Rabu (23/9/2026).

Pertamina juga menambah nozzle Biosolar di SPBU untuk mendukung kelancaran pelayanan.

Khusus di Sulawesi Utara, Pertamina telah meningkatkan penyaluran harian Biosolar sebesar 8 persen dibandingkan Agustus 2026. Sementara itu, penyaluran Pertalite di Sulawesi terpantau aman dan kondusif.

Pertamina menyatakan penyaluran BBM terus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing wilayah. Monitoring stok, realisasi penyaluran, serta kondisi SPBU dilakukan secara berkala untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan distribusi.

“Penyaluran terus kami sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar stok tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tambah Lilik.

Menurut Pertamina, kondisi setiap wilayah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari penguatan suplai, penyesuaian operasional hingga penambahan fasilitas pengisian.

“Setiap wilayah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, penanganannya juga kami sesuaikan, mulai dari penguatan suplai, penyesuaian jam operasional, penambahan fasilitas pengisian, sampai penguatan pengawasan di SPBU. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait agar penyaluran di lapangan tetap berjalan tertib,” jelas Lilik.

Pertamina mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas serta menggunakan BBM sesuai peruntukannya.

“Kami mengimbau agar pembelian dilakukan sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Dengan begitu, distribusi BBM dapat berjalan lebih merata dan masyarakat yang membutuhkan dapat tetap terlayani,” tutup Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau stok, penyaluran, dan pelayanan SPBU di Sulawesi Utara serta wilayah Sulawesi lainnya. Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 selama 24 jam.

(Rls/IN/AJL)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close