Wisuda 1.017 Lulusan, Plt Rektor Unsrat Tekankan Integritas dan Semangat Memanusiakan Sesama Wisuda 1.017 Lulusan, Plt Rektor Unsrat Tekankan Integritas dan Semangat Memanusiakan Sesama - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Wisuda 1.017 Lulusan, Plt Rektor Unsrat Tekankan Integritas dan Semangat Memanusiakan Sesama

20 August 2026 | 23:56 WIB Last Updated 2026-08-20T16:55:52Z
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali melepas 1.017 lulusan melalui Upacara Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, Manado, Kamis (20/8/2026). 


MANADO, Indimanado.com - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali melepas 1.017 lulusan melalui Upacara Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 yang digelar di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, Manado, Kamis (20/8/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, Forkopimda, sivitas akademika, serta keluarga para wisudawan.

Para lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sarjana (S1), Profesi, Magister (S2), hingga Doktor (S3). Fakultas Hukum menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 194 orang, disusul Fakultas Kedokteran sebanyak 171 orang dan Fakultas MIPA sebanyak 136 orang. Sementara Pascasarjana meluluskan 126 peserta yang terdiri atas 11 Doktor, 94 Magister, dan 21 Profesi Insinyur.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyoroti salah satu capaian yang menjadi bagian penting dalam momentum wisuda kali ini, yakni keberhasilan seorang mahasiswa penyandang disabilitas netra menyelesaikan pendidikan Magister dengan dukungan Beasiswa Universitas Sam Ratulangi.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk mencapai prestasi apabila disertai tekad, kesempatan, dan dukungan lingkungan pendidikan yang inklusif.

Plt. Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Prof Jamaluddin juga mengingatkan para wisudawan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari peran orang tua, keluarga, dosen, serta tenaga kependidikan yang selama ini memberikan dukungan. Karena itu, ia mengajak para lulusan untuk tidak melupakan orang-orang yang berada di balik perjalanan akademik mereka.

Momentum wisuda kali ini juga dikaitkan dengan semangat kemerdekaan Indonesia yang baru saja diperingati. Menurut Prof Jamaluddin, keberhasilan meraih gelar akademik memiliki kesamaan dengan perjuangan kemerdekaan, karena sama-sama membutuhkan ketekunan, keberanian, persatuan, dan pengorbanan.

Ia menegaskan, wisuda tidak semata-mata menjadi seremoni menerima ijazah. Lebih dari itu, wisuda merupakan penanda kesiapan lulusan untuk menggunakan ilmu pengetahuan dan integritas dalam menghadapi kehidupan setelah kampus.

Prof Jamaluddin juga mengingatkan para lulusan terhadap falsafah Unsrat, “Si Tou Timou Tumou Tou”, yang mengandung pesan bahwa manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya. Nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman moral para alumni dalam menjalankan profesi dan pengabdian di tengah masyarakat.

“Keberhasilan sejati bukan hanya ketika Saudara mencapai kedudukan yang tinggi, tetapi ketika keberadaan Saudara membuat orang lain ikut bertumbuh, memperoleh harapan, dan hidup lebih bermartabat,” pesannya.



Ia turut berpesan agar para lulusan tidak mudah menganggap diri gagal ketika menghadapi perjalanan hidup yang tidak sesuai harapan. Dunia kerja dan kehidupan setelah perguruan tinggi, kata dia, tidak selalu menawarkan jalan yang mudah sehingga dibutuhkan ketekunan untuk terus belajar dan beradaptasi.

Ijazah, lanjutnya, bukan tanda berakhirnya proses belajar, melainkan penanda selesainya satu jenjang pendidikan. Para alumni diharapkan tetap rendah hati, menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta memberikan kontribusi melalui gagasan, karya, maupun pengabdian.

“Pergilah dengan kepala tegak, tetapi tetaplah memiliki hati yang menunduk dalam kerendahan,” pesannya.

Upacara wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Kapolda Sulut, Pendeta Perguruan Tinggi, Ketua Dewan Penyantun, Anggota Dewan Pengawas Mursyid Hensides, M.S.E., jajaran Senat Unsrat, para wakil rektor, dekan, Direktur Pascasarjana, kepala lembaga, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Mengakhiri sambutannya, Plt Rektor Unsrat mengajak seluruh lulusan untuk membawa semangat almamater dalam perjalanan berikutnya dan kembali memberikan kontribusi bagi universitas, daerah, bangsa, dan negara.

“Jadilah insan yang merdeka dalam berpikir, tulus dalam mengabdi, teguh dalam integritas, dan senantiasa hadir untuk memanusiakan sesama," pungkasnya. (Ajl)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close