Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulut mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling SE (YSK) dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Dr Fransiscus E. Manumpil, S.Pi., M.Env.Mgmt., saat membuka kegiatan, menekankan pentingnya akses kesehatan yang merata dan terjangkau.
"Kesehatan merupakan hak mendasar setiap warga serta fondasi utama dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang sehat akan mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga stabilitas dan taraf Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Utara," terangnya, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, penyelenggaraan layanan kesehatan gratis di pusat keramaian publik menjadi strategi proaktif pemerintah daerah untuk mendekatkan akses pelayanan medis berkualitas kepada masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang memanfaatkan layanan tersebut. Sebanyak 1.423 orang mendapatkan pelayanan kesehatan, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 1.000 peserta.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis dari berbagai bidang.
Selain pemeriksaan dan konsultasi, kegiatan tersebut diisi dengan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat serta upaya pencegahan penyakit.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui sinergi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara bersama fasilitas kesehatan dan organisasi profesi medis.
Capaian 1.423 peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau. Pemprov Sulut berharap kegiatan serupa dapat mendorong masyarakat melakukan deteksi dini serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan.
(Rls/AJL)
