HOME

Aktivitas Penimbunan di Kelurahan Ratahan Jadi Sorotan Masyarakat


INDIMANADO.COM, RATAHAN - Pekerja penimbunan salah satu bangunan di Kelurahan Ratahan, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) jadi sorotan masyarakat. Pasalnya, material pengerjaan tersebut sangat mengganggu aktivitas pengedara, utamanya pengendara roda dua dan roda tiga (Bentor red).

"Sangat mengganggu," ujar salah satu pengedara yang tidak mau namanya dipublis.

Hal yang sama juga diutarakan pengendara roda dua, Josuah. Menurutnya, material tanah yang menempel di aspal membuat jalan licin.

"Tadi saja saya hampir jatuh. Kan di jalan situ ada lubang kecil, karena ditutupi tanah jadi tidak kelihatan," katanya.

Dia berharap pihak terkait untuk memperhatinkan hal ini, terlebih keselamatan para pengendara yang lewat.

"Jangan sampai ada korban. Apa lagi ini jalan umum, kalau boleh dinas yang mengeluarkan izin pembangunan ini untuk menegur mereka," keluh Josuah.

Keluhan juga datang dari warga Kalatin. Mereka mengeluhkan aktivitas pekerjaan yang membuat jalan penghubung ke Kalatin rusak.

"Kami minta agar aktivitas tesebut diberhentikan sementara. Karena sangat mengganggu. Kami juga berharap jalan yang telah dirusak akibat pekerjaan itu diperbaiki," ujar Maikel Suwuh.

Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu Mitra, Frits Mokorimban saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapat laporan dari para pengendara. Dan laporan ini akan ditidaklanjuti.

"Nanti kami akan menegur mereka. Jika tidak diindahkan, kami bakal meberikan sangsi berupa pencabutan izin," tegas Mokorimban.

Lanjut Mokorimban, seharusnya material yang menimbun jalan wajib langsung dibersikan, karena kalau hujan sangat membahayakan pengendara.

Dari informasi yang dihimpun, bangunan besar itu adalah milik mantan Wakil Bupati Ronald Kandoli. Mantan Wakil Bupati Mitra periode 2013 - 2018 saat dikonfirmasi oleh wartawan indimanado.com enggan menjawab.

(Bill)

No comments

Silakan beri komentar anda