Darmawan Prasodjo Tegaskan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional Darmawan Prasodjo Tegaskan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Darmawan Prasodjo Tegaskan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional

24 November 2025 | 23:17 WIB Last Updated 2025-12-12T09:18:46Z

Jakarta, 24 November 2025 — Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam memperluas kolaborasi lintas sektor. Melalui kolaborasi antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat maka energi terbarukan dapat disalurkan secara optimal dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan dalam gelaran Electricity Connect 2025: Strengthening Energy Resilience, Powering Sovereignty, sebuah forum energi terbesar tahun ini yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) bersama Kementerian ESDM dan PLN, di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/11).

Darmawan: Transisi Energi Harus Berjalan Bersama

Dalam paparannya, Darmawan menegaskan bahwa era energi bersih membutuhkan kerja kolektif dari seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, swasta, akademisi, hingga masyarakat.

“Kami menyediakan energi yang terjangkau untuk menciptakan keberlanjutan jangka panjang, menghapus kemiskinan, menghilangkan kelaparan, memastikan kesejahteraan masyarakat, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Namun, pada saat yang sama kami mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transisi energi tidak hanya sekedar pengembangan pembangkit masa depan, tetapi juga upaya strategis mengalihkan energi berbasis impor ke domestik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan energi nasional sesuai dengan Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Dengan adanya energi yang terjangkau dan rendah emisi, kami berupaya untuk menjaga lingkungan. Dengan RUPTL paling hijau ini, komitmen terhadap penurunan emisi gas rumah kaca sangat kuat,” ujar Darmawan. (*)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close