INDIMANADO.COM, RATAHAN - Bupati James Sumendap menghimbau kepada warga Minahasa Tenggara (Mitra) untuk tetap waspada, terlebih menghadapi cuaca ekstrim yang terjadi di awal bulan Februari ini.
Apalagi, menurut Bupati Sumendap, warga yang tinggal di perbukitan dan di bantaran sungai.
"Saya berharap adanya cuaca ektrim ini, warga tetap waspada, apalagi saat malam hari, jangan sampai keenakan tidur. Kita tidak tahu musibah itu kapan datang, jadi saya minta juga kepada warga untuk mewaspadainya. Kalau perlu menghindar dari daerah rawan longsor maupun banjir sampai keadaan membaik," pinta Bupati, Jumat (1/2).
Selain itu, dia mengintruksikan kepada camat, lurah, hukum tua, serta perangkat desa untuk konsentrasi kepada keselamatan warganya. Kepada kepala dinas untuk tetap siaga.
"Saya juga minta kepada dinas terkait terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mitra, untuk siaga. Jika suatu waktu terjadi becana mereka sudah siap,"pintanya lagi.
Untuk nelayan, JS sapaan akrab bupati ini meminta untuk tidak beraktifiatas lebih dari 3 mil dari bibir pantai.
"Kalu masih 2-3 mil masih aman, jangan lebih dari itu. Karena ini membahayakan mereka, apalagi kondisi cuaca saat ini sangat berbahaya," katanya lagi.
Sementara, Kepala BPBD Mitra melalui Kabid Daruratan, Erik Manaroinsong saat dikonfiramsi terkait intruksi ini, mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada masyarakat Mitra agar waspada terhadap terhadap cuaca ekstrim saat ini.
"Ya kami sudah menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap segala macam bencana yang sewaktu-waktu dapat mengancam wilayah dan tempat tinggal mereka. Dan kami sudah berkordinasi dengan para camat, namun hingga malam ini belum ada informasi yang membahayakan masyarakat. Kita doakan semoga tidak terjadi apa,"kata Manaroinsong.
(Bill)
