HOME

Pemprov Sulut Gandeng Grab Untuk Majukan Pariwisata Sulut

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata

INDIMANADO.COM, SULUT - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gandeng Grab guna majukan pariwisata di daerah.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU/kerjasama yang dilakukan oleh Gubernur Olly Dondokambey dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, pada acara Archipelagic and Islands States (AIS) Forum 2019 di Hall Pohon Kasih Megamas Manado, Kamis (31/10/2019).

Ridzki Kramadibrata menyatakan senang menerima kepercayaan tersebut. Dia mengaku merasa terhormat dapat berperan dalam membangun infrastruktur digital dan transportasi di Sulut, terutama untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata.

“Melalui operasional Grab di Sulut, kami menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan yang membutuhkan sarana transportasi yang dapat dipakai untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus. Selain itu, rekomendasi wisata dan makanan lokal dan keuntungan lainnya juga kami hadirkan dalam aplikasi Grab untuk mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan dan dapat diakses hanya dari satu aplikasi saja,” terangnya.


Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata saat penandatanganan MoU

Diketahui, kerjasama Grab dan Pemprov Sulut meliputi; penataan sektor transportasi, yakni pembinaan mitra pengemudi penyedia layanan dalam aplikasi Grab termasuk pada penyedia layanan GrabCar, GrabBike, GrabExpress, GrabFood dan layanan lainnya yang mungkin dikembangkan dari waktu ke waktu.

Selanjutnya, pembangunan shelter untuk menampung mitra pengemudi roda dua yang terdaftar dan menggunakan aplikasi Grab dan pembuatan petunjuk arah/direction sign dan tanda-tanda keselamatan/safety sign.

Kerja sama dalam pengembangan sektor pariwisata Sulawesi Utara, khususnya bagi wisatawan mancanegara, meliputi pembuatan booklet petunjuk destinasi pariwisata utama di Sulut serta petunjuk penggunaan layanan Grab dalam beberapa bahasa, dan pesan keselamatan dari kedua pihak serta layanan order/pesan layanan Grab melalui layanan GrabConcierge.

Melalui operasional Grab di Provinsi Sulut dan kerja sama ini, Grab akan menawarkan berbagai inisiatif untuk menyediakan lebih banyak pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke destinasi wisata di Provinsi Sulut dan sekitarnya.

Berwisata diberbagai lokasi wisata di Provinsi Sulut dengan aman dan nyaman, kata Ridzki, dapat memanfaatkan layanan GrabRent. Layanan ini dapat dinikmati wisatawan jika mereka ingin menyewa mobil selama beberapa jam, sehingga mereka dapat dengan mudah berwisata.

Grab merupakan satu-satunya ride-hailing yang menawarkan layanan ini di Indonesia. Fitur GrabChat (layanan pesan dalam aplikasi Grab) membantu mengurangi kendala berbahasa, dengan langsung menerjemahkan pesan ke berbagai bahasa yang kerap digunakan di Asia Tenggara, antara pengguna dan mitra pengemudi.

Wisatawan juga dapat dengan mudah memesan hotel melalui fitur Hotels di aplikasi Grab sebelum mereka tiba di Provinsi Sulut.

Selain itu, Mitra pengemudi GrabRent juga akan mendapatkan pelatihan tentang cara menjadi pemandu wisata dan juga akan menerima sertifikasi ‘Wonderful Indonesia’ dari Kementerian Pariwisata setelah mengikuti pelatihan khusus.

Wisatawan kini dapat merasakan pengalaman perjalanan
yang aman dan nyaman sambil belajar lebih banyak tentang budaya dan kearifan lokal Indonesia dari mitra pengemudi bersertifikasi.

Wisatawan dapat menemukan rekomendasi restoran dan mencicipi kuliner lokal khas dengan GrabFood, serta menemukan ulasan dan informasi yang berhubungan dengan atraksi wisata dan budaya terbaik di Indonesia melalui feed berita harian, tersedia secara langsung pada aplikasi Grab.

Pengguna dapat menukarkan poin GrabRewards mereka yang dapat dinikmati saat berada di bandara seperti berbagai manfaat dari kategori ‘Travel’ di GrabRewards .

“Sebagai unicorn kelima di Indonesia dan decacorn pertama di Asia Tenggara, Grab ingin terus berkontribusi positif di mana pun Grab beroperasi. Melalui kerja sama ini kami berharap dapat mendorong ekonomi lokal termasuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi Grab serta
masyarakat di Provinsi Sulut,” tutup Ridzki.

(alfa jobel)

Komentar