Kota Bitung Resmi Jadi Tuan Rumah Selebrasi Paskah Remaja GMIM 2026 Kota Bitung Resmi Jadi Tuan Rumah Selebrasi Paskah Remaja GMIM 2026 - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kota Bitung Resmi Jadi Tuan Rumah Selebrasi Paskah Remaja GMIM 2026

2 February 2026 | 10:24 WIB Last Updated 2026-02-02T02:25:56Z
Ketua Umum Panitia Pelaksana Selebrasi Paskah Remaja GMIM 2026, Pnt. Ign Rudy Theno,ST, MT, saat menerima SK Kepanitiaan dari BPMS GMIM.

Bitung, Indimanado.com - Kota Bitung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Selebrasi Paskah Remaja GMIM Tahun 2026. Penetapan ini ditandai dengan pelantikan Panitia Pelaksana Selebrasi Paskah Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM (KPRS GMIM) 2026 yang digelar dalam ibadah khusus di Jemaat GMIM “Sion” Madidir Ure Wilayah Bitung IX, Minggu (1/2/2026).

Pelantikan panitia tersebut berdasarkan Surat Keputusan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Nomor 06 Tahun 2026, yang ditandatangani Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Adolf Wenas, MTh dan Sekretaris Pdt. Dr. Evert A.A. Tangel, MPd.K. Dalam struktur kepanitiaan, Pnt. Ign. Rudy Theno, ST, MT dipercaya sebagai Ketua Umum Pelaksana. Rudy Theno yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kota Bitung langsung memimpin rapat perdana panitia usai ibadah pelantikan.

Menurut Koordinator Seksi Publikasi dan Dokumentasi, Altin Tumengkol SIP MSi, dalam rapat tersebut, panitia menyepakati bahwa Selebrasi Paskah Remaja GMIM 2026 akan dipusatkan di Lapangan Sari Cakalang, Kota Bitung, pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan akbar kerohanian ini diperkirakan akan diikuti sekitar 20.000 peserta dari berbagai wilayah pelayanan GMIM.

Prosesi Ibadah Agung direncanakan dimulai dengan pujian sejak pukul 07.30 Wita, sementara pawai selebrasi akan dilepas pada pukul 11.00 Wita.
Selain ibadah dan pawai, panitia juga merancang berbagai kegiatan pendukung, termasuk lomba alegori, kreativitas, jumlah peserta terbanyak, hingga pengumpulan sampah terbanyak sebagai bentuk edukasi kepedulian lingkungan.

"Panitia turut menekankan kesiapan teknis, mulai dari fasilitas kesehatan, perizinan, pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga penyediaan titik air minum setiap 200 meter dan imbauan penggunaan tumbler bagi peserta," terang Tumengkol. (Tim SDR)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close