Perbaikan Jalan Rusak, Komisi III DPRD Sulut Usul Penerapan Spesifikasi Kualitas Tinggi, Kuat dan Tahan Lama Perbaikan Jalan Rusak, Komisi III DPRD Sulut Usul Penerapan Spesifikasi Kualitas Tinggi, Kuat dan Tahan Lama - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Perbaikan Jalan Rusak, Komisi III DPRD Sulut Usul Penerapan Spesifikasi Kualitas Tinggi, Kuat dan Tahan Lama

21 January 2026 | 09:22 WIB Last Updated 2026-01-21T01:22:45Z
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut dengan Dinas PU Sulut, Selasa (20/1/2026). (Foto: Indimanado.com) 


Manado, Indimanado.com - Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk menerapkan spesifikasi teknis konstruksi jalan dengan kualitas yang kuat dan dapat bertahan lama, saat melaksanakan program perbaikan atas beberapa ruas jalan provinsi yang rusak.


Masukan ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi III, Yongky Limen langsung kepada Kepala Dinas PU Sulut, Deicy Paath, setelah sebelumnya Wakil Ketua Komisi III, Nick A Lomban SE, mempertanyakan tentang progres perbaikan ruas Jalan Ir. Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara yang saat ini dalam kondisi rusak parah, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PU Sulut, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Berty Kapojos, S.Sos, di ruang rapat Komisi III DPRD Sulut, Selasa (20/1/2026).


Yongky Limen menyampaikan bahwa untuk perbaikan ruas jalan provinsi hendaknya memperhatikan kualitas konstruksi yang kuat dan dapat bertahan lama dalam menghadapi kondisi alam, seperti curah hujan yang ekstrem maupun menghadapi tingginya tingkat mobilitas aktivitas warga pengguna jalan, sebagimana pengerjaan jalan nasional yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). 


"Beberapa jalan provinsi itu selalu rusak kalau hujan, jalan Balai (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional - BPJN) juga kena hujan, bukan cuma jalan provinsi. Karena itu, kita lihat speknya, kalau boleh ikuti spek daripada Balai, kalau boleh, boleh torang pakai sampai torang tua istilahnya, baru rusak," ucap Yongky Limen. 


"Kalau boleh ditempat yang rutinitasnya cukup tinggi dan cukup beban berat, kalau boleh seperti Balai punya, supaya nyanda mau rusak," tandasnya. 


"Karena kita lihat, torang mo dusu kejar itu target, akhirnya apa, enam bulan kemudian, 3 bulan kemudian hancur itu pekerjaan, sayang, mubazir itu uang, karena ada bikin kelas tipe C," gugahnya. 


Rangkuman atas pertanyaan serta masukan dari para anggota Komisi III tersebut atas rencana pelaksanaan perbaikan ruas jalan rusak ini pun disimpulkan ringkas oleh pimpinan rapat Berty Kapojos, "Usulan dari Pak Yongky, kalau boleh ya tahan sampai 5 tahun lah, karena termasuk sudah jadi usulan kita dari Komisi III, termasuk yang disampaikan oleh Anggota Dewan yang terhormat, Wakil Ketua Komisi III, Pak Nick Lomban, bagaimana nantinya, karena anggaran untuk jalan di Jalan Soekarno sudah sangat rusak, dan anggarannya ada, kira-kira jumlahnya berapa dan pelaksanaannya kapan?" ringkas Kapojos menuntun tanggapan Dinas PU Sulut. 


Menanggapi hal tersebut, Kadis PU, Deicy Paat dalam keterangan pembukanya menyampaikan bahwa saat ini penanganan ruas jalan Ir. Soekarno Minit yang rusak memang sudah tertata pada anggaran belanja daerah tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses tender. 


"Untuk jalan Ir. Soekarno, seperti yang ditanyakan Pak Nick Lomban, bahwa tahun anggaran ini ada penanganan spot-spot di daerah yang rusak, sepanjang anggarannya kurang lebih 1 Miliar (Rupiah). jadi ada penanganan di ruas jalan Ir. Soekarno di tahun anggaran 2026, yang sementara berproses sejak bulan Januari untuk tender," ucap Deicy Paath. 


Selain itu melalui keterangan resminya yang dirilis Diskominfo Sulut, Deicy juga menyampaikan bahwa sebelumnya Dinas PU Sulut telah beberapa kali melakukan perbaikan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan di Jalan Ir. Soekarno Minahasa Utara. 

‎Bahkan, pada akhir tahun 2025 lalu, pihaknya telah melakukan penanganan darurat berupa perbaikan menggunakan material trimix di beberapa titik ruas jalan tersebut.

‎Namun perbaikan darurat tersebut memang menjadi tidak maksimal, mengingat tingginya aktivitas lalu lintas dengan kendaraan bertonase besar yang turut melintas dijalur tersebut, ditambah dengan kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi, sehingga mempercepat terjadinya kerusakan atas material jalan yang baru saja diperbaiki tersebut. 

‎“Kami sudah melakukan penanganan darurat, tetapi karena beban lalu lintas yang padat dan faktor cuaca, kerusakan kembali terjadi,” jelas Deicy, Selasa (20/01/2026) sore. 

‎Namun demikian, Dinas PU Sulut memastikan bahwa perbaikan permanen atas jalan provinsi tersebut akan segera dilakukan pada tahun 2026 ini. 

‎Saat ini, pihaknya tinggal menunggu anggaran perbaikan itu turun. Setelahnya, dipastikan perbaikan akan segera dilakukan di sejumlah titik ruas Jalan Ir Soekarno yang mengalami kerusakan parah.

‎"Anggaran sudah tertata di APBD 2026 dan dalam waktu dekat segera proses tender," pungkasnya.

‎Dengan adanya kepastian tersebut, masyarakat diharapkan dapat bersabar sembari tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut, mengingat kondisi jalan dan cuaca yang cenderung hujan.

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close