Kehadiran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam forum tersebut, sebagai bagian dari pemegang saham, dinilai menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan peran Bank SulutGo sebagai bank pembangunan daerah yang strategis bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.
RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa ini menjadi forum penting bagi para pemegang saham untuk menerima laporan kinerja perusahaan Tahun Buku 2025, sekaligus menetapkan arah kebijakan dan strategi perusahaan dalam menghadapi dinamika sektor perbankan dan kebutuhan layanan keuangan masyarakat ke depan.
Dalam laporan yang disampaikan pada RUPS, kinerja Bank SulutGo sepanjang 2025 mencatat tren positif. Total aset BSG dilaporkan mencapai Rp23,6 triliun, dengan laba bersih Rp281 miliar. Dari capaian laba bersih tersebut, 74 persen ditetapkan sebagai dividen.
Capaian ini menunjukkan konsistensi pertumbuhan perusahaan sekaligus menjadi indikator bahwa Bank SulutGo tetap menjaga performa bisnis di tengah tantangan ekonomi dan perubahan pola layanan perbankan yang semakin digital.
Melalui RUPS, pemegang saham juga menetapkan sejumlah agenda strategis yang menjadi pijakan arah kebijakan Bank SulutGo, di antaranya:
• Pengesahan laporan tahunan perusahaan,
• Pengesahan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026–2028,
• Penetapan penggunaan laba,
• Program CSR dan keuangan berkelanjutan 2026,
• Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP),
• Pengesahan setoran modal 2025–2026.
Selain keputusan formal, forum ini juga menjadi ruang penyampaian masukan strategis, terutama terkait penguatan digitalisasi layanan, perbaikan tata kelola perusahaan, serta rencana ekspansi bisnis BSG.
RUPS turut menetapkan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank SulutGo periode 2026–2031. Penetapan ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kesinambungan arah kebijakan perusahaan, sekaligus mendorong kinerja jangka panjang yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar dan pemegang saham.
Keikutsertaan Pemkab Minahasa Selatan dalam RUPS menegaskan posisi pemerintah daerah sebagai pemegang saham yang aktif mendorong kebijakan strategis BSG. Pemkab Minsel menilai Bank SulutGo memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui layanan keuangan, penguatan sektor usaha produktif, hingga perluasan akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat.
Melalui momentum RUPS, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan Bank SulutGo dapat terus ditingkatkan untuk mendukung agenda pembangunan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memperluas layanan perbankan yang lebih modern dan merata.
RUPS Bank SulutGo ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemegang saham, di antaranya Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. selaku pemegang saham pengendali, Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., Wakil Gubernur Sulut Dr. Johanes Viktor Mailangkay, S.H., M.H., perwakilan PT Mega Corpora, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, jajaran Direksi dan Dewan Komisaris BSG, serta pemegang saham lainnya.
"Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan terus mendukung kebijakan strategis yang bertujuan memperkuat kinerja Bank SulutGo sebagai mitra pembangunan daerah yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing," ujar FDW. (*)


