![]() |
| Gubernur Yulius Selvanus diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulut, Drs. Denny Mangala, M.Si saat menerima UHC Award 2026. |
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan dalam acara deklarasi dan pencanangan UHC yang digelar di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). UHC Award diberikan kepada kepala daerah dan pemerintah daerah yang dinilai konsisten mendukung pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, dengan capaian kepesertaan minimal 98 persen dan tingkat keaktifan peserta sekurang-kurangnya 80 persen.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Yulius Selvanus diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulut, Drs. Denny Mangala, M.Si, untuk menerima penghargaan.
Dalam laporan resminya, Kepala BPJS Kesehatan menegaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang wajib diimplementasikan oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia. BPJS Kesehatan, kata dia, menjadi instrumen utama kehadiran negara dalam memastikan seluruh rakyat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa diskriminasi.
“UHC Award ini diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam melindungi masyarakatnya melalui jaminan kesehatan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata,” disampaikan dalam laporan tersebut.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menekankan keterkaitan erat antara persoalan kesehatan dan kemiskinan. Menurutnya, masyarakat yang rentan terhadap masalah kesehatan juga sangat rentan terjebak dalam lingkaran kemiskinan.
"Oleh karena itu, JKN menjadi solusi penting untuk membebaskan masyarakat dari jeratan tersebut,” ujar Muhaimin.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para kepala daerah, termasuk Sulawesi Utara, yang menunjukkan komitmen nyata dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Meski demikian, Muhaimin mengingatkan bahwa capaian UHC tidak boleh berhenti pada angka kepesertaan semata. Peningkatan Universal Health Coverage harus diikuti dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara nyata, melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan diraihnya UHC Award 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan keseriusannya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Capaian ini menjadi bukti komitmen kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dalam memastikan perlindungan kesehatan sebagai hak dasar seluruh masyarakat Sulut. (*/Ajl)
