Iklan

TERKINI

Waspadai Musim Hujan Desember-Januari, BPBD Sulut Gelar Apel Kesiapsiagaan Penaggulangan Bencana

indimanado.com
17 December 2019, 23:41 WIB Last Updated 2019-12-17T15:41:22Z
Kepala BPBD Sulawesi Utara, Joy Oroh.

INDIMANADO.COM, SULUT - Mewaspadai musim hujan bulan Desember dan Januari 2020, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana.

Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Koni Sario Manado, Selasa (17/12/2019) dipimpin langsung Asisten Satu Setdaprov Sulut, Edison Humiang.

Mewakili Gubernur Olly Dondokambey, Humiang pun memberikan apresiasinya kepada semua pihak, jajaran, baik institusi pemerintah, unsur organisasi maupun relawan sosial penanggulangan bencana, masyarakat dan TNI Polri yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

"Terima kasih bagi semua pihak yang hingga saat pelaksanaan kegiatan ini masih bersama-sama terus bersinergi serta mensukseskan pelaksanaan apel penanggulangan bencana di Provinsi Sulut," kata Humiang.

Sulawesi Utara disamping daerah yang dianugerahi kekayaan yang melimpah, juga diketahui bersama letak geografis daerah mempunyai potensi ancaman bencana yang sangat tinggi dengan segala variasinya.

“Disatu sisi kita harus mensyukuri keadaan alam yang melimpah, namun di sisi lain kita harus siaga dengan berbagai ancaman bencana yang mungkin terjadi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Humiang juga mengajak untuk setiap insan yang berdiam di Nyiur Melambai untuk mempunyai sikap sadar bencana. Pemerintah dalam hal ini BPBD, SAR Provinsi Sulawesi Utara serta BPBD Kabupaten/kota yang merupakan actor utama dalam memegang tanggung jawab penuh dalam penanggulangan bencana, diharapkan mampu menumbuhkan budaya sadar bencana dan tangguh bencana di tengah-tengah masyarakat.

Kepala BPBD Provinsi Sulut, Joy Oroh, usai pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana mengatakan bahwa seperti yang sering disampai gubernur, untuk harus mengantisipasi bencana, sebagaimana adanya prediksi pihak BMKG bahwa di bulan Desember terdapat hujan yang puncaknya turun pada bulan Januari 2020 nanti.

"Dan sebagai instansi teknis yang dipercayakan menangulangi masalah Penanggulangan bencana kita harus selalu siap mengatasi permasalahan yang terjadi. Jadi kami bersama-sama BPBD kabupaten/kota serta seluruh instansi terkait serperti SAR, BMKG, bahkan masyarakat relawan, berkumpul disini untuk secara bersama-sama menyatakan tekad untuk siaga bencana,” kata Oroh.

Persoalan bencana yang akan terjadi itu tidak dapat diprediksi oleh siapapun.

”Jadi dalam hal ini kesiapsiagaan, kita dalam menghadapi dan menangulangi, yang paling penting adalah persiapan. Agar semua itu dapat dapat ditindaklanjuti sesuai dengan harapan kita,” tutup Joy Oroh.

(alfa jobel)
Baca Juga
Komentar

Tampilkan

Terkini