Cegah Corona, Gubernur Olly Ajak Masyarakat Terapkan Social Distancing, Apa itu Social Distancing? Cegah Corona, Gubernur Olly Ajak Masyarakat Terapkan Social Distancing, Apa itu Social Distancing? - Media Independen

Iklan

TERKINI

Cegah Corona, Gubernur Olly Ajak Masyarakat Terapkan Social Distancing, Apa itu Social Distancing?

indimanado.com
18 March 2020, 21:51 WIB Last Updated 2020-03-18T15:19:20Z

INDIMANADO.COM, SULUT - Social distancing sedang ramai dan digalakkan, karena ini sebagai langkah ampuh untuk cegah dan atasi penyebaran virus corona.
Pada Minggu (15/3/2020), Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikannya. Langkah ini menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran COVID-19 atau virus corona.

Ajakan ini juga di serukan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey.
Gubernur Olly menghimbau agar penerapan Social Distancing dilakukan masyarakat untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Sulut.

Ajakan penerapan social distancing ini sendiri disampaikan Olly dalam surat edaran himbauan pencegahan Covid-19 yang diteken pada 16 Maret 2020.

“Sedapat mungkin menghindari tempat keramaian atau berkumpulnya orang banyak, menjaga jarak minimal dua meter ketika beraktivitas di luar rumah dan sebisa mungkin melaksanakan pekerjaan dari rumah,” sesuai isi surat edaran tersebut.

Sebagai informasi, panduan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan social distancing yang dihimpun dari berbagai sumber, diantaranya :

1. Hindari kontak secara berdekatan dengan orang lain.

Menurut ahli epidemiologi UC San Francisco Jeff Martin, MD, MPH, dan George Rutherford, MD, menganjurkan untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain untuk menghindari penangkapan virus sendiri dan untuk menghindari menularkannya.

2. Sebagai tindakan pencegahan di lingkungan.

Social distancing juga dapat secara efektif meluas ke tindakan pencegahan lingkungan seperti mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh yang mungkin menularkan virus.

3. Hindari pertemuan besar.

Banyak kota ataupun perusahaan telah mendorong social distancing dengan melarang pertemuan besar, mendorong telecommuting dan menutup sekolah.

Bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun, para ahli menyarankan untuk tinggal di rumah saja. Pasalnya, lansia merupakan kelompok paling rentan tertular virus.

4. Panduan ke restoran dan tempat umum lainnya.

Bagi orang muda, pergi ke restoran atau tempat umum lainnya tak masalah. Yang perlu diingat adalah untuk selalu menjaga kebersihan. Misalnya, bersihkan permukaan alat yang dipakai dengan disinfektan.

Sementara untuk pergi ke tempat ramai, dimana harus bersinggungan dengan orang lain, para ahli meminta untuk memikirkan risiko yang akan dihadapi misalnya pertunjukan musik dan acara lainnya.

(*/alfa jobel)

Baca Juga
Komentar

Tampilkan

Terkini

close