Maria Sopamena Terpilih Sebagai Ketua IJTI Sulut Periode 2021-2024 Maria Sopamena Terpilih Sebagai Ketua IJTI Sulut Periode 2021-2024 - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Maria Sopamena Terpilih Sebagai Ketua IJTI Sulut Periode 2021-2024

27 October 2021 | 22:46 WIB Last Updated 2021-10-28T07:00:56Z

Maria Sopamena (Kemeja Putih) Terpilih Sebagai Ketua IJTI Sulut Periode 2021-2024 (Foto Bhansu)


INDIMANADO.COM, Manado - Maria Sopamena terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2021-2024. 24 anggota IJTI secara aklamasi memilihnya lewat Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar Rabu (27/10/2021). 


Ditemui usai Musda, Koordinator Berita TVRI Stasiun Sulut itu mengatakan bahwa menjadi Ketua IJTI bukan hal yang mudah, ini amanah namun dia mengaku akan berusaha semaksimal mungkin atas kepercayaan yang diberikan. 


"Saya akan berusaha semaksimal mungkin atas kepercayaan teman-teman kepada saya dan mungkin hal yang paling penting yang dikedepankan adalah bagaimana kemudian peningkatan kompetensi maupun kapabilitas jurnalis insan televisi untuk senantiasa mampu memberikan yang terbaik dalam setiap karya-karya jurnalistik maupun kerja nyata mereka," tutur Maria.


Bahkan yang perlu dikedepankan lagi kata dia adalah bagaimana standarisasi jurnalis televisi dalam sertifikasi, sehingga yang hadir adalah jurnalis televisi yang betul-betul handal dan unggul dari segi kualitas mereka itu sendiri. 


"Itu yang paling penting," tegasnya. 


Amanda Komaling selaku ketua IJTI Sulut periode sebelumnya menambahkan bahwa dalam kepengurusan yang sudah terbentuk pada malam hari ini, semua sudah menyatakan tujuannya.


"Kemudian kami berharap di dalam kepengurusan baru ini bisa langsung, karena yang namanya program itu bisa banyak tetapi apakah bisa direalisasikan itu adalah tantangan bagi pengurus," kata Jurnalis Metro TV itu. 


Dia mengharapkan Ibu Maria sebagai formatur tunggal dalam hal ini yang akan memilih kepengurusannya semoga jangan terlalu lama dan memilih teman-teman yang masuk di dalam pengurus yang mau bekerja. 


"Karena di dalam IJTI itu seperti apa yang sudah disampaikan oleh para senior, salah satu yang disampaikan oleh Imam Wahyud sebagai ketua Dewan Pertimbangan IJTI mengatakan bahwa di IJTI itu, organisasinya dihidupi bukan mencari hidup di dalam organisasi IJTI," kata Amanda. 


Untuk itu kata dia, IJTI yang nanti kepengurusan yang sudah terbentuk pada saat ini diharapkan bisa menciptakan jurnalis-jurnalis yang berkompetensi untuk peningkatan martabat para jurnalis seperti yang menjadi motto juga di ulang tahun IJTI beberapa waktu sebelumnya.


"Dan saya berharap nanti pada ke depan banyak juga ada yang mau untuk bisa ikut dalam proses seleksi, karena di IJTI itu masuk nanti ada proses seleksinya," tambahnya. 


Kepada para panitia yang sudah bekerja dengan baik dan maksimal mempersiapkan pelaksanaan Musda dengan waktu yang sangat singkat dia mengucapkan terima kasih banyak karena mampu melaksanakan kepanitiaan dan bekerja secara cepat. 


"Kita berharap bahwa ke depan nanti semua apa yang sudah kita lakukan pada saat ini bisa langsung dilakukan konsolidasi, karena sempat apabila ada terkotak-kotak itu adalah tugas dari pengurus baru untuk segera melakukan konsolidasi," pungkasnya. 

(ss)

×
Berita Terbaru Update
close