Dirut PLN Darmawan Prasodjo: Transisi Energi Berbasis Kerakyatan Jadi Kunci Swasembada Energi Nasional Dirut PLN Darmawan Prasodjo: Transisi Energi Berbasis Kerakyatan Jadi Kunci Swasembada Energi Nasional - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dirut PLN Darmawan Prasodjo: Transisi Energi Berbasis Kerakyatan Jadi Kunci Swasembada Energi Nasional

4 October 2025 | 23:08 WIB Last Updated 2025-12-10T07:09:58Z

Tuban, 4 Oktober 2025 — Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat transisi energi berbasis ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan biomassa dari limbah pertanian. Lewat inisiatif PLN Nusantara Power (NP), petani jagung di Kabupaten Tuban kini merasakan manfaat langsung dari program co-firing yang memungkinkan bonggol dan jerami jagung diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk PLTU Tanjung Awar-Awar.

Darmawan menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari agenda besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Sesuai arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, PLN terus mendukung agenda swasembada energi dari pemerintah. Dulu PLN hanya bertugas menyediakan listrik, tetapi kini tugas PLN adalah menyediakan energi yang bersih dan affordable untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, sekaligus pada saat yang sama juga menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Darmawan.

Program pemanfaatan limbah pertanian ini dijalankan oleh PLN NP melalui Unit Pembangkitan (UP) Tanjung Awar-Awar, Tuban, sebagai bagian dari program CSR bertajuk Pengembangan Agrikultur Terpadu Desa Sinergi Energi (Si Pandu & Desi).

Kabupaten Tuban sendiri merupakan sentra jagung nasional dengan produksi mencapai lebih dari 760 ribu ton per tahun. Produksi ini turut menghasilkan limbah pertanian dalam jumlah besar, seperti jerami dan bonggol jagung, yang sebelumnya dibakar dan tidak menghasilkan energi.

Kini, limbah jagung dari petani ditampung oleh Koperasi Energi Cakrawala Nusantara (ECN) yang telah dilengkapi mesin hammer mill berkapasitas minimal 8 ton per hari. Mesin tersebut merupakan hasil dukungan program CSR dari PLN NP, dan telah diuji coba pada 20 September lalu. (*)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close