Listrik Hadir di Pelosok Mamasa, Darmawan Prasodjo: Kami Ingin Setiap Anak Indonesia Mendapatkan Kesempatan Belajar dengan Terang yang Sama Listrik Hadir di Pelosok Mamasa, Darmawan Prasodjo: Kami Ingin Setiap Anak Indonesia Mendapatkan Kesempatan Belajar dengan Terang yang Sama - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Listrik Hadir di Pelosok Mamasa, Darmawan Prasodjo: Kami Ingin Setiap Anak Indonesia Mendapatkan Kesempatan Belajar dengan Terang yang Sama

7 October 2025 | 23:38 WIB Last Updated 2025-12-10T08:39:32Z

Mamasa, 7 Oktober 2015 - Ratusan siswa di wilayah pelosok Kabupaten Mamasa kini merasakan perubahan besar dalam proses belajar mengajar. Setelah bertahun-tahun bergulat dengan keterbatasan tanpa pasokan listrik, kini 82 sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tersebut resmi menikmati akses listrik berkat program Listrik Desa (Lisdes) yang dijalankan pemerintah melalui PT PLN (Persero).

Dari total sekolah yang mendapat aliran listrik, 25 di antaranya kini menggunakan teknologi SuperSUN, inovasi energi bersih berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Sementara 57 sekolah lainnya menikmati akses terang melalui perluasan jaringan PLN.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan di seluruh penjuru negeri.

“Kami ingin setiap anak Indonesia, di manapun ia berada, berhak mendapatkan kesempatan belajar dengan terang yang sama. Kehadiran listrik di sekolah-sekolah pelosok bukan hanya soal menyalakan lampu, tetapi juga membuka jalan bagi transformasi pendidikan, pemerataan pembangunan, dan percepatan transisi energi nasional,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menambahkan bahwa SuperSUN merupakan bagian dari transformasi PLN dalam mendorong elektrifikasi berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

“Melalui program listrik SuperSUN, sekolah-sekolah yang sebelumnya tidak teraliri listrik kini dapat merasakan manfaat terang dan akses teknologi digital bagi kegiatan belajar mengajar. Kehadiran listrik ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh pelosok nusantara,” kata Edyansyah.

Hingga September 2025, sebanyak 1.500 unit SuperSUN telah terpasang di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, membawa perubahan nyata bagi masyarakat mulai dari tumbuhnya perekonomian lokal hingga hadirnya harapan baru. Selain itu, sebanyak 503 sekolah telah mendapatkan akses listrik guna membuka ruang bagi proses belajar yang lebih modern dan inklusif. (*)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close