PLN Berupaya Penuhi Kebutuhan Listrik Wilayah Kerja Rokan PLN Berupaya Penuhi Kebutuhan Listrik Wilayah Kerja Rokan - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

PLN Berupaya Penuhi Kebutuhan Listrik Wilayah Kerja Rokan

28 September 2025 | 23:36 WIB Last Updated 2025-12-10T05:37:42Z

Jakarta, 28 September 2025 - PT PLN (Persero) terus menunjukkan peran strategisnya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui peningkatan keandalan pasokan listrik di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Upaya ini diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJTBL) antara PLN, Pertamina Hulu Rokan (PHR), dan PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) di Jakarta.

WK Rokan dikenal sebagai salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia yang menjadi penopang utama produksi minyak nasional. Agar kegiatan produksi tetap berkelanjutan dan sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi, kawasan tersebut membutuhkan suplai listrik yang stabil dan andal.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Prianto menyampaikan apresiasinya pada PHR yang telah mempercayakan kebutuhan listriknya pada PLN.

“Kami tentunya dalam kesempatan ini ingin menyampaikan apresiasi kami dan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin baik untuk PJBTL antara MCTN dengan PHR yaitu untuk penyambungan daya listrik dengan kapasitas 300 Mega Volt Ampere (MVA),” jelas Adi.

Adi menjelaskan, kerja sama ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan PHR. Tahap awal mencakup pasokan listrik sebesar 100 MVA dari sistem Sumatra yang terdiri atas 70 MVA sambungan tegangan tinggi di Balam dan Petapahan yang ditargetkan Commercial Operation Date (COD) pada Oktober 2027, serta 30 MVA sambungan tegangan menengah di Dumai dan Rumbai yang ditargetkan COD pada Oktober 2026.

Untuk menjamin pasokan listrik ke PHR, MCTN selaku anak perusahaan PLN berperan sebagai penyedia layanan fasilitas ekstra berupa converter yang berperan untuk menyesuaikan frekuensi layanan dari standar 50 Hertz (Hz) menjadi 60 Hz.

Dengan pertimbangan fleksibilitas dan keandalan, PLN juga akan menyediakan fasilitas pasokan listrik dari jaringan Sumatra yang dilengkapi converter berkapasitas total 175 MW (210 MVA), terdiri atas sambungan tegangan tinggi sebesar 150 MW (180 MVA) dan tegangan menengah sebesar 25 MW (30 MVA).

“PLN berkomitmen untuk bersinergi dan menyediakan suplai listrik andal, menjawab kebutuhan PHR saat ini maupun di masa depan. Keandalan listrik di WK Rokan akan menjaga kesinambungan produksi energi nasional yang hasilnya kembali untuk masyarakat, mulai dari penerimaan negara hingga dukungan bagi pembangunan. Dengan begitu, pelanggan PLN di seluruh Indonesia dapat terus merasakan manfaat dari energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antarperusahaan BUMN demi ketahanan energi nasional dan kesejahteraan rakyat,” tutup Adi. (*)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close