Otban VIII Resmi Buka Penerbangan Perintis Sulut Lintas Nusa Utara Tahun 2026 Otban VIII Resmi Buka Penerbangan Perintis Sulut Lintas Nusa Utara Tahun 2026 - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Otban VIII Resmi Buka Penerbangan Perintis Sulut Lintas Nusa Utara Tahun 2026

14 January 2026 | 20:23 WIB Last Updated 2026-01-20T12:33:05Z
Penerbangan perintis perdana rute Kepulauan Nusa Utara, Sulawesi Utara tahun 2026.


Manado, Indimanado.com - Otoritas Bandara (Otban) VIII Manado resmi membuka layanan penerbangan perintis tahun 2026 untuk rute lintas kepulauan Nusa Utara di Provinsi Sulawesi Utara, dari Manado-Siau-Naha (Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Sangihe), dan rute Manado-Melonguane-Miangas (Kabupaten Kepulauan Talaud), dari Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (12/1/2026). 


Berbeda dengan tahun sebelumnya dengan jadwal 2 kali penerbangan dalam seminggu yaitu di hari Senin dan Rabu, untuk tahun 2026, terjadi penambahan jadwal untuk rute penerbangan Manado-Melonguane di hari Sabtu, sehingga menjadi tiga kali dalam sepekan. 


"Kita mengevaluasi ditahun-tahun sebelumnya,  bahwa rute ke Nusa Utara, terutama Kabupaten Kepulauan Talaud, mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat sehingga di tahun 2026 ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah frekuensi penerbangan, yang dua kali menjadi tiga kali dalam seminggu," ujar Kepala Otban VIII, Ambar Suryoko. 


Ka. Otban VIII Ambar Suryoko menuturkan bahwa penyelenggaraan penerbangan perintis bersubsidi dari Kemenhub RI ini merupakan wujud kehadiran negara untuk melayani akses warga yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). 


"Ini adalah wujud kehadiran negara di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) dan perbatasan. Ini merupakan tahun ketiga subsidi angkutan udara oleh Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, yang kita tahu dimulai tahun 2024, 2025, dan ini penerbangan perdana di tahun 2026," tutur Ambar. 


Selanjutnya dirinya juga menyampaikan kisaran tarif untuk menikmati jalur penerbangan perintis tersebut.


"Untuk harga dari Manado ke Melonguane, dengan jarak tempuh 1 jam 10 menit, Rp.643ribu, kemudian dari Melonguane ke Miangas, dengan waktu tempuh 35 menit, harganya Rp.400ribu," sebutnya. 


Pagi tadi, setelah resmi mengumumkan pelepasan penerbangan perdana tersebut, Ambar Suryoko juga turut menjadi bagian dari penumpang pesawat Susi Air dengan kapasitas 12 penumpang tersebut menuju ke Melonguane, Kabupaten Talaud. 


Sebelum berangkat, dirinya tampak bercengkrama bersama para calon penumpang lainnya yang terlihat cukup antusias mengetahui adanya penambahan jadwal penerbangan menjadi 3 kali seminggu. 


"Antusias masyarakat juga bagus, dari tahun lalu selalu penuh. Saya baru tahu juga kalau tiga kali jadwalnya, itu lebih bagus lagi, karena beberapa juga sering gak kebagian tiket. Jadi mungkin lebih terurai lagi nanti penumpangnya, lebih merata," ujar Alan, salah seorang pengguna jasa penerbangan perintis pagi tadi. 


Penerbangan perintis ini diharapkan bakal membuka daerah terluar, terpencil, tertinggal, dan perbatasan, dapat membantu pemerataan pembangunan, dan membuka potensi ekonomi, wisata dan investasi.


"Harapan kami ini bisa membantu masyarakat, khususnya di Nusa Utara, di Talaud, sehingga benar-benar bermanfaat untuk masyarakat," ucap Ambar sesaat sebelum menaiki tangga pesawat. 

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close