Aparat Amankan 321 WNA diduga Terlibat Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Aparat Amankan 321 WNA diduga Terlibat Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Aparat Amankan 321 WNA diduga Terlibat Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

10 May 2026 | 23:07 WIB Last Updated 2026-05-10T15:08:14Z
Barisan petugas kepolisian berjaga di markas judi ‘online’ (Judol) jaringan internasional yang beroperasi di kawasan perkantoran Hayam Wuruk Plaza, Jakarta Barat. (Foto istimewa) 

JAKARTA, Indimanado.com - Langkah sigap dilakukan pihak Bareskrim Polri yang berhasil membongkar praktik judi online (Judol) jaringan internasional yang beroperasi di kawasan perkantoran Hayam Wuruk Plaza, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/26) kemarin.

Dilaporkan, dalam penggerebekan tersebut, aparat mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian Daring tersebut.

Salah satu operasi kepolisian terbesar


Adapun pengungkapan kasus judi online internasional ini menjadi salah satu operasi terbesar aparat kepolisian dalam memberantas praktik perjudian Daring lintas negara yang beroperasi di wilayah Jakarta ini.

Disebutkan, ratusan WNA tersebut ditemukan berada di dalam satu ruangan saat menjalankan aktivitas operasional judi online itu. Dan polisi menduga lokasi itu dijadikan pusat kendali aktivitas perjudian Daring yang menyasar jaringan internasional.

Dari pantauan di lokasi pada Minggu (10/5/26) pagi, kawasan Hayam Wuruk Plaza masih dijaga ketat personel Brimob Polda Metro Jaya. Tindakan pengamanan dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan dan mencegah gangguan selama pemeriksaan berlangsung.

Sementara itu, petugas gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya juga masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing WNA yang diamankan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terhubung dengan sindikat ini.

Dipindahkan ke 3 lokasi


Sesuai rencana, ratusan WNA itu akan dipindahkan secara bertahap ke tiga lokasi berbeda untuk menjalani proses pemeriksaan dan pendataan keimigrasian mereka.

Adapun tiga lokasi yang disiapkan, yakni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), Kantor Imigrasi Jakarta Barat, serta Direktorat Imigrasi Jakarta Pusat.

Proses pemindahan dilakukan untuk mempermudah proses identifikasi, pemeriksaan dokumen perjalanan, hingga penanganan hukum terhadap para terduga pelaku tersebut.

Dalami aliran dana


Sampai kini, polisi masih terus mengembangkan kasus judi online jaringan internasional tersebut guna mengungkap aktor utama di balik operasional perjudian Daring ini.

Pihak penyidik juga mendalami aliran dana, pola perekrutan, hingga kemungkinan adanya pihak yang memfasilitasi keberadaan para WNA di Indonesia.

Kendati begitu, aparat belum memerinci asal negara seluruh WNA yang diamankan maupun status hukum yang akan dikenakan terhadap mereka ini. (Dwi)
Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close