indimanado.com, SULUT - Salah satu juri ajang pemilihan Nyong Noni Sulut (Sulawesi Utara) 2017, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS tegas sampaikan bahwa seleksi ini dilaksanakan dengan provesional.
Hal ini dikatakannya menyambut pertanyaan insan pers, usai pelaksanaan Talent Show 36 calon Nyong Noni Sulut di Mantos 3 Manado, Selasa (12/09/2017).
"Penilaiannya objektif," ungkap dr Devi, sapaan akrab.
Jaminan objektifitas ini pun dipertegas dr Devi yang pada ajang tersebut, juga selaku Ketua Panitia Pelaksana.
"Karena torang (kami Juri) tidak terima titipan, dari siapa pun. Kami tidak menerima titipan dari mana pun," tegas dr Devi, Noni Sulut tahun 1994 tersebut.
dr Devi juga mengatakan sampai saat ini (talent show) para peserta mampu menunjukan kemampuannya, dan semua memiliki potensi.
"Semuanya bagus-bagus. Tapi nantinya juga akan ada hasilnya yang terbaik atau terpilih," ungkapnya.
Hasilnya merupakan akumulasi penilaian dari semua tes, namun menurutnya, nilai tes yang memiliki poin tertinggi adalah tes wawancara.
dr Devi menjelaskan di tes wawancara tersebut, masing-masing peserta akan berhadapan langsung dengan semua juri ditempat dan waktu bersamaan.
Diketahui, Tim Juri ajang pemilihan Nyong Noni Sulut 2017, diketuai Ibu Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan. Sementara bertindak sebagai juri pada sesi Talent Show antara lain, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS yang juga sebagai Ketua Panitia, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang, Prof Benny Pinontoan, Fanny Legoh dan Tommy Waworundeng.(indi)
