![]() |
| Foto Istimewa/Gery Kembau |
indimanado.com, SULUT - Mengantisipasi dampak buruk bencana, terhitung Minggu (17/12/2017) kemarin, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut menetapkan status Kota Manado, Tanggap Darurat Bencana.
Peningkatan status ini setelah bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang dibeberapa wilayah Kota Manado, Sabtu (16/12/2017).
Sementara, Perkiraan BMKG Sulawesi Utara pada Senin (18/12/2017) pukul 01.00 Wita menginformasikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrim, masih terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat didertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
Status Tanggap Darurat Bencana tersebut, ditetapkan Wali Kota Lumentut selama 7 hari.
"Hari ini saya sudah keluarkan keputusan Wali kota terkait tanggap darurat selama 7 hari, terhitung mulai hari ini (Minggu, 17/12/2017-red). Dalam masa itu, kami akan melayani masyarakat yang terkena dampak banjir tadi malam. Aparat kami sudah menyiapkan bantuan-bantuan meliputi kebutuhan-kebutuhan darurat baik logistik barang maupun dapur umum," kata Vicky Lumentut.
Karena itu, Ia menegaskan kepada jajarannya untuk tetap siaga, terutama di daerah rawan. Sekaligus menghimbau pada jajarannya jika terjadi hujan deras yang lama, segera menginstruksikan kepada masyarakat di daerah rawan untuk mengungsi.
Untuk komunikasi, Lumentut mengakui, lewat Via WA.
(*/ToarWu)
