Megawati: Negara Kuat Jika Pancasila Diajarkan Mulai Dari Keluarga Sejak Kecil Megawati: Negara Kuat Jika Pancasila Diajarkan Mulai Dari Keluarga Sejak Kecil - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Megawati: Negara Kuat Jika Pancasila Diajarkan Mulai Dari Keluarga Sejak Kecil

12 December 2017 | 06:07 WIB Last Updated 2020-01-27T16:06:51Z

indimanado.com, MINAHASA - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri mengajak agar Pancasila diajarkan sejak dini mulai dari kelompok terkecil seperti halnya keluarga.

Hal ini disampaikan Megawati yang juga Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Idiologi Pancasila (UKP-PIP) pada Sarasehan Bela Negara di Wale ne Tou, Tondano, Kabupaten Minahasa, Senin (11/12/2017).

"Negara kuat jika Pancasila diajarkan mulai dari keluarga bahkan sejak kecil, karena Pancasila adalah dasar negara," ujar Megawati.

Selain diajarkan dalam keluarga, Pancasila pun harus dijadikan budaya, karena Pancasila merupakan pertahanan atau simbol negara.

"Kalau negara ini tidak punya Pancasila maka dengan mudah bisa diporak-porandakan oknum yang tidak bertanggungjawab, harus juga dimasukan dalam kurikulum pendidikan," kata Megawati.

Terkait pelaksanaan Bela Negara di Sulut, Megawati mengatakan, Sulut
sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, ras, agama merupakan salah satu daerah yang paling toleran di Indonesia.

"Sulut menjadi contoh bagi daerah lain, karena tetap menjaga kerukunan masyarakat di Indonesia," ungkap Megawati.

Kegiatan dihadiri Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven OE Kandouw, Ketua TP-PKK Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua Sulut, TP-PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, Bupati Minahasa Jantje Sajow, Direktur Bela Negara, Kementerian Pertahanan, Laksma TNI M Faisal, Drs Djarot Saiful Hidayat MS, Kepala Badan Kesbangpol Steven Liow, jajaran Forkopimda, Ketua Jaringan Bela Negara Sulut Rocky Wowor, organisasi kemasyarakatan serta para mahasiswa dan pelajar.

(Tim/alfa jobel)

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close