HOME

Tim Terpadu Pengupahan Provinsi Sambangi Disnaker Mitra


INDIMANADO.COM, RATAHAN - Kunjungan Tim Terpadu Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Sulut ke Dinas Tenaga Kerja Minahasa Tenggara (Mitra), diklaim bersih dari tenaga kerja asing.

Kunjungan tersebut, oleh Tommy Sampelan selaku Ketua Serikat Pekerja Nasional Sulawesi Utara (Sulut), Frangky Mantiri selaku Konfederasi Serikat Buru se Indonesia Provinsi Sulut, Eddy Paputungan Wakil Ketua 1 Organisasi dan Pembinaan Daerah Apindo Sulut, Robert Najoan Se Ak DPD Aprindo Sulut dan Janni Rurugala SH Pengawas Kasie Pengupahan dan jamsos BPJS tenaga kerjaan Disnaker Trans Prov Sulut.

Kunjungan tersebut diketahui untuk mengambil pendataan terkait peningkatan pengupahan tenaga kerja yang nantinya akan segera dinaikkan.

"Memang tujuan kita menyambangi Disnaker Mitra, untuk mengambil data tenaga kerja, sebagai data untuk diajukan ke provinsi atas penaikan upah kerja," tutur Franky Mantiri.

Hasil yang didapati dari pertemuan tersebut, yakni pembayaran upah kepada setiap tenaga kerja yakni THL dan pegawai swasta, merata untuk wilayah Mitra.

"Pendataan untuk kunjungan kali ini,
lewat Dewan pengupahan Provinsi Sulut, ditindak lanjuti menurut aturan tentang UU 13 tahun 2013 dan berdasarkan SK Gubernur," tambah Janny Rurugala.

Data yang ada nanti akan dilaporkan ke provinsi berdasarkan data yang didapat dari 15 kabupaten/kota, salah satunya Mitra

"Intinya dari data ini, bisa ditinjau atas usulan terkait penaikan upah dari data kunjungan ke daerah-daerah," tandas Mantiri.

Diketahui juga dari pihaknya mendapati baru sebagian perusahaan swasta yang memberikan upah sesuai dengan standart yang ada.

"Perlu ditambahkan juga, menurut informasi ada beberap perusahaan swasta yang belum memberikan upah setara dengan standart pengupahan khususnya di Minahasa Tenggara. Untuk itu, diminta pihak Disnaker Mitra harus Tegas menghimbau kepada perusahaan tersebut," tegas Eddy Paputungan selaku Wakil 1 Organisasi dan pembinaan daerah Apindo Sulut.

(Bill)
Komentar