Walikota Bitung Maurits Mantiri Mewajibkan Satuan Pendidikan Sediakan Makanan Tambahan Bergizi Walikota Bitung Maurits Mantiri Mewajibkan Satuan Pendidikan Sediakan Makanan Tambahan Bergizi - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Walikota Bitung Maurits Mantiri Mewajibkan Satuan Pendidikan Sediakan Makanan Tambahan Bergizi

7 June 2023 | 22:45 WIB Last Updated 2023-06-07T14:45:48Z

 

Siswa siswi SDN Inpres 12/79 Wangurer yang menerima makanan tambahan bergizi. Foto Ridho L Tobing/indimanado.com


BITUNG, Indimanado.com - Walikota Bitung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan semua satuan pendidikan untuk menyediakan makanan tambahan bergizi bagi para peserta didik. Kebijakan ini langsung diimplementasikan oleh SDN Inpres 12/79 Wangurer yang membagikan bubur kacang hijau kepada murid-muridnya dengan antusias pada Rabu (7/6/2023) pagi.

Dalam kegiatan pagi itu, para peserta didik berkumpul di halaman sekolah dengan penuh semangat untuk mendapatkan makanan tambahan yang bergizi tersebut. Mereka tampak rapi dan tertib, berbaris dengan sabar menunggu giliran untuk menerima bubur kacang hijau dari guru. Kepala Sekolah SDN Inpres 12/79 Wangurer, Antje Lele Spd, dengan cermat mengawasi jalannya kegiatan tersebut.

Antje Lele menyatakan kegiatan ini bagian realisasi petunjuk Walikota Maurits Mantiri.

"Kegiatan ini dilakukan atas petunjuk dari Bapak Walikota melalui Dinas Pendidikan bahwa kami sekolah -sekolah wajib untuk menyediakan makanan tambahan bergizi bagi para peserta didik," ungkap Antje Lele kepada indimanado.com.

"Kami dari pihak sekolah sangat bangga atas kegiatan ini karena ini merupakan salah satu imun tubuh bagi anak anak didik kami agar mereka sehat dalam bertumbuh dan semakin cerdas," terangnya.

Selain itu, Antje Lele menjelaskan bahwa sebelumnya sudah dilakukan pembagian susu dan telur kepada murid-murid, namun pada hari ini mereka membagikan bubur kacang hijau. Proses pembagian makanan tambahan bergizi ini juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi para peserta didik tentang pentingnya membiasakan diri dengan antri dan menunggu giliran agar tidak terjadi rebutan.

Dalam konteks ini, SDN Inpres 12/79 Wangurer memiliki 271 peserta didik yang menerima makanan tambahan bergizi. Pembagian makanan tersebut dilakukan dalam 2 sesi, dengan sesi pertama untuk murid kelas 1-3 dan sesi kedua untuk kelas 4-6. Hal ini dilakukan untuk membentuk karakter peserta didik, terutama kakak kelas, agar lebih sabar dan mengalah kepada adik-adiknya. Edukasi tentang saling pengertian dan tenggang rasa juga diberikan dalam kegiatan ini.

Antje Lele berharap bahwa program kegiatan di satuan pendidikan dapat terus memberikan edukasi nonformal kepada peserta didik, terutama dalam membangun hubungan sosial antar mereka dan dengan masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu mengembangkan sikap dan tingkah laku yang positif dalam kehidupan sehari-hari. (Ido Tobing)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close