Upacara Adat Tulude 2026 di Bitung Teguhkan Semangat Harmoni dalam Keberagaman Upacara Adat Tulude 2026 di Bitung Teguhkan Semangat Harmoni dalam Keberagaman - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Upacara Adat Tulude 2026 di Bitung Teguhkan Semangat Harmoni dalam Keberagaman

31 January 2026 | 23:37 WIB Last Updated 2026-01-31T15:43:27Z
Upacara Adat Tulude Kota Bitung Tahun 2026. Foto SUDARA.ID

Bitung, Indimanado.com - Pemerintah Kota Bitung bersama Ikatan Keluarga Sangihe, Sitaro, dan Talaud (IKSSAT) Kota Bitung menggelar Upacara Adat Tulude Kota Bitung Tahun 2026 dengan mengusung tema “Harmony in Diversity” atau Harmoni dalam Keberagaman. Kegiatan sakral ini berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (30/1/2026), dan menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan lintas etnis di Kota Bitung.

Upacara adat Tulude diawali dengan prosesi penyambutan Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, bersama Ketua TP PKK Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, serta Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos bersama Sekretaris TP PKK Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung. Rombongan dijemput dan diantar para pemangku adat etnis Nusa Utara dari gapura utama menuju panggung kehormatan dengan iringan adat yang sarat makna.

Ketua Panitia Tulude Kota Bitung 2026, Alfred Salindeho, SE, MM, dalam laporannya menjelaskan bahwa perayaan Tulude tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan upacara adat, penganugerahan gelar adat kepada Wali Kota Bitung, serta lomba Masamper yang diikuti tujuh grup Masamper putra. Perlombaan tersebut memperebutkan trofi tetap dan trofi bergilir Wali Kota Bitung dengan total hadiah senilai Rp33 juta.

Prosesi sakral Tulude berlangsung khidmat dengan penempatan kue adat Tamo di pentas utama oleh para punggawa adat. Rangkaian ritual dimulai dengan Kakumbaede (alunan pujian dan harapan), dilanjutkan Menahulending Banua (doa pengakuan, penyerahan, dan permohonan), serta Sasalamate (ungkapan hikmat keselamatan). Prosesi ditutup dengan pemotongan kue adat Tamo yang diterima oleh Ny. Ellen Honandar Sondakh dan Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menegaskan bahwa Tulude bukan sekadar ritual adat, melainkan refleksi nilai luhur yang menjadi fondasi pembangunan Kota Bitung. Ia memaknai tema Harmony in Diversity sebagai roh kebersamaan yang terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tema Tulude 2026, Harmony in Diversity atau dalam bahasa Sangihe Karima dame gighile mang tumendang, bukan sekadar slogan. Ini adalah arah dan semangat pembangunan Kota Bitung melalui visi ‘Harmonisasi Menuju Bitung Maju’,” ujar Honandar.

Ia menambahkan, harmonisasi berarti membangun kota dengan menjunjung tinggi persatuan, toleransi, kebersamaan, dan saling menghargai dalam perbedaan. “Tidak boleh ada sekat yang memecah persaudaraan. Justru dari keberagaman itulah Bitung bertumbuh, berdiri kokoh, dan bergerak maju,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bitung, lanjut Honandar, memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat keturunan Nusa Utara yang konsisten menjaga dan melestarikan upacara adat Tulude di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Komitmen tersebut dinilai sebagai wujud kecintaan terhadap identitas budaya sekaligus kontribusi nyata dalam memperkaya khazanah budaya daerah.

"Pemerintah Kota Bitung senantiasa mendukung setiap upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter dan jati diri daerah. Kami menaruh harapan besar agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam upacara adat Tulude ini terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda, sebagai fondasi moral, etika, dan kebudayaan," tambahnya.

Ketua Panitia Alfred Salindeho menegaskan bahwa pelaksanaan Tulude bertujuan melestarikan budaya asli masyarakat Nusa Utara yang kini menjadi bagian integral dari masyarakat Kota Bitung.

“Tulude adalah wadah pemersatu etnis Sangihe, Sitaro, dan Talaud di Kota Bitung, sebagai momen untuk mengungkapkan rasa syukur warga Nusa Utara, juga masyarakat Kota Bitung, kepada Tuhan yang Mahakuasa atas pemeliharaan dan berkat yang diberikan," ujarnya.

Upacara Adat Tulude Kota Bitung 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ignatius Rudy Theno, ST, MT, MAP, bersama Ketua DWP Ny. Nurjaya Theno Munarwin, jajaran asisten dan pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat Kota Bitung. Hadir pula Ketua IKSSAT Kota Bitung Forsman Dandel, S.Sos, bersama Majelis Adat, Dewan Pakar, dan masyarakat etnis Nusa Utara. (Tim SDR)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close