Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bandara Sam Ratulangi Manado, Siapa yang Disasar? Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bandara Sam Ratulangi Manado, Siapa yang Disasar? - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bandara Sam Ratulangi Manado, Siapa yang Disasar?

13 March 2026 | 20:58 WIB Last Updated 2026-03-14T02:09:44Z




MANADO – Sebanyak 43 pengemudi dan pekerja operasional mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Manado di loby Posko Bandara Internasional  Sam Ratulangi Manado, Kamis (12/3/2026). BKK menggandeng Puskesmas Paniki sebagai pemeriksaan kesehatan.

 

Cek kesehatan tersebut meliputi skrining tuberkulosis (TB), serta pemeriksaan kadar alkohol. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga disertai dengan penyebaran informasi kesehatan melalui pemasangan banner di area bandara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta para pekerja bandara terhadap pencegahan penyakit campak dan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular.

 

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan merupakan bentuk kolaborasi antara BKK Kelas I Manado, Puskesmas Paniki, dan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan transportasi udara, khususnya menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat.

 

“Kegiatan ini menjadi momentum yang tepat karena dilaksanakan menjelang arus mudik lebaran,” ujar Radityo Ari Purwoko.

 

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini dapat mengantisipasi kemungkinan adanya petugas bandara yang terdampak penyakit menular. Dengan pemeriksaan ini, kesehatan para petugas dan pengemudi yang beraktivitas di bandara dapat terpantau dengan baik sehingga pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal.

 

Sementara itu, Kepala BKK Kelas I Manado, drg. Resi Arisandi, MM, MH, SH, menjelaskan bahwa kegiatan CKG, deteksi TB, serta pemeriksaan kadar alkohol merupakan bagian dari program pemerintah dalam upaya skrining kesehatan secara dini. Tujuannya untuk melakukan skrining awal terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular.

 

“Untuk pemeriksaan kadar alkohol juga penting untuk memastikan bahwa para pengemudi yang beraktivitas di lingkungan bandara benar-benar tidak mengonsumsi alkohol, sehingga keamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pekerja transportasi udara terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular di pintu masuk negara.

 

Editor: Asrar Jusuf

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close