Waspada Stroke Mengincar Anda, Siloam Hospitals Manado Hadirkan Stroke Ready Hospital Waspada Stroke Mengincar Anda, Siloam Hospitals Manado Hadirkan Stroke Ready Hospital - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Waspada Stroke Mengincar Anda, Siloam Hospitals Manado Hadirkan Stroke Ready Hospital

12 March 2026 | 22:29 WIB Last Updated 2026-03-19T04:36:00Z




MANADO – Tahukah anda kalau stroke adalah penyebab kematian nomor satu dan penyebab utama kecacatan di Indonesia? Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi stroke mencapai 8,3 per 1.000 penduduk.

 

Penyakit ini menyumbang 18,5% hingga 19,42% dari total kematian di Indonesia. Sedangkan angka kejadiannya meningkat seiring bertambahnya usia.

 

Untuk itu, Siloam Hospitals Manado terus memperkuat layanan penanganan stroke melalui program Stroke Ready Hospital yang didukung teknologi diagnostik modern serta tim medis multidisiplin yang siaga 24 jam. Upaya tersebut juga dibarengi dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat.

 

Salah satunya melalui kegiatan media gathering dan buka puasa bersama yang digelar bersama sejumlah jurnalis di Manado, Kamis 12 Maret 2026. Turut hadir, Dokter Spesialis Saraf yaitu dr. Gilbert Tangkudung, SpN, Subs NIOOK, FINS, FINA (K)., Ir. Reza R. Lonardy MM, PMP, IPM- Head of Business Div dan dr. Jonathan Surentu- Head Dept. Emergency Siloam Hospitals Manado.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dokter Spesialis Saraf Gilbert Tangkudung menjelaskan bahwa terdapat dua faktor risiko stroke yaitu yang tidak dapat diubah seperti usia (di atas 55 tahun), jenis kelamin, ras tertentu serta genetik. Kemudian yang dapat diubah seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung lainnya, obesitas, stenosis arteri karotis, dan lain-lain.

 

“Penyebabnya stroke yang dapat diubah berasal dari kurangnya aktifitas fisik, pemakaian kontrasepsi hormonal, migrain, penyalahgunaan obat, stres mental fisik serta merokok dan konsumsi alkohol,” dr. Gilbert Tangkudung.

 

Iapun kemudian berbagi tips mudah mengenali gejala dan tanda-tanda stroke dengan tagar/slogan “SeGeRa Ke RS”, atau singkatan dari (Se)nyum tidak simetris, (Ge)rak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, bicaRa pelo/tidak dapat bicara, tidak mengerti kata-kata atau bicara tidak nyambung, (Ke)bas atau kesemutan separuh tubuh, (R)abun pemandangan mata dan terjadi tiba-tiba dan (S)akit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya.

 

Fakta terbaru lanjutnya, bahwa stroke kini tidak lagi identik dengan usia lanjut seperti pada usia faktor risiko stroke yang tidak dapat diubah. Menurutnya, tren kasus stroke pada usia produktif semakin meningkat.

 

“Stroke bukan lagi penyakit yang hanya menyerang usia lanjut. Saat ini semakin banyak kasus stroke terjadi pada usia produktif,” kata dr. Gilbert.

 

 

 

Ia menekankan pentingnya penanganan cepat dan terintegrasi bagi pasien stroke, mulai dari fase pra-rumah sakit, penanganan akut di instalasi gawat darurat (IGD), hingga tahap rehabilitasi. Sebagai Stroke Ready Hospital, Siloam Manado menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti CT scan dan MRI beresolusi tinggi untuk membantu proses diagnosis secara cepat dan akurat.

 

Selain itu, layanan penanganan stroke juga didukung tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis neurologi, dokter bedah saraf, radiologi, perawat, radiografer, tenaga farmasi, hingga tenaga kesehatan profesional lainnya. dr. Gilbert menjelaskan bahwa penanganan stroke memiliki waktu kritis yang dikenal sebagai golden period, yakni 4,5 jam pertama sejak gejala muncul.

 

"Penanganan yang cepat dalam periode tersebut dinilai sangat penting karena dapat meningkatkan peluang kesembuhan pasien sekaligus meminimalkan kerusakan otak yang lebih luas," jelasnya.

 

Siloam Hospitals Manado juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan melakukan pemeriksaan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, maupun riwayat stroke dalam keluarga.

 

Masyarakat juga diimbau segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala awal stroke seperti wajah menurun sebelah, kelemahan pada tangan atau kaki, hingga gangguan bicara secara tiba-tiba. Dengan deteksi dini dan penanganan cepat, peluang pasien untuk pulih dari stroke dapat meningkat secara signifikan.***

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close