Warga Keluhkan Elpiji Subsidi Langka Jelang Lebaran, Faisal Ismail: Kami Awasi Distribusinya Bersama Polresta Manado Warga Keluhkan Elpiji Subsidi Langka Jelang Lebaran, Faisal Ismail: Kami Awasi Distribusinya Bersama Polresta Manado - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Warga Keluhkan Elpiji Subsidi Langka Jelang Lebaran, Faisal Ismail: Kami Awasi Distribusinya Bersama Polresta Manado

13 March 2026 | 17:27 WIB Last Updated 2026-04-30T09:52:23Z

Manager Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Sinar Pratama Cemerlang, Faisal Ismail


MANADO - Sepekan terakhir, warga Kota Manado kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji (LPG) 3 kilogram. Apalagi hari raya Idul Fitri sudah semakin dekat.

Menurut beberapa warga, kelangkaan ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Tabung 'melon' tidak tersedia dan selalu habis di pangkalan-pangkalan.

Ibu Fadillah, salah satu warga Tikala mengeluhkan kelangkaan ini. Pasalnya, karena pangkalan kosong, ia harus mencari ke warung-warung yang menjual secara eceran dengan harga sangat tinggi.

“Terpaksa beli ke warung biar harganya mahal, bisa mencapai 35 ribu rupiah,” kata ibu satu anak ini, Kamis (12/3/2026).

Menyikapi hal tersebut, Manager Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Sinar Pratama Cemerlang, Faisal Ismail mengatakan itu bukanlah kelangkaan, melainkan peningkatan penggunaan gas elpiji jelang hari raya.

"Pertamina malah telah menambah pasokan sebanyak lebih dari 350.000 tabung untuk menjamin ketersediaan selama Ramadan dan Lebaran," ujar Faisal Ismail.

Dia meminta masyarakat tetap melakukan pembelian di pangkalan resmi atau sub penyalur agar harga tetap sesuai HET.

"Tentunya biar dilayani harus wajib KTP, karena pembelian menggunakan KTP untuk memastikan subsidi tepat sasaran," ujar Faisal Ismail.

Meski begitu, sebagai perusahaan mitra kerja Pertamina, ia mengatakan akan melakukan pengawasan pendistribusian elpiji bersubsidi ini. Juga siap berkolaborasi dengan pemerintah dan Polresta Manado jika memang terjadinya penyalahgunaan pendistribusian di tingkat pangkalan hingga penjualan ke masyarakat.

“Langkah ini untuk memastikan bahwa penyaluran berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Faisal Ismail.

PT. Sinar Pratama Cemerlang adalah perusahaan mitra kerja BUMN (Pertamina Persero) yang bergerak di industri pengisian gas elpiji (SPPBE).

Sementara Area Manager Communication CSR Pertamina Patra Niaga Sulut, Lilik Hardiyanto menyebut ada penambahan penyaluran kuota gas LPG 3Kg.

“Kami tetap menyalurkan gas LPG 3KG sesuai jadwal dan kuota dari pemerintah, bahkan dalam dua bulan terakhir mencapai 351.120 tabung,” sebutnya melalui rilis tertulis.

Lilik menambahkan, pihaknya bersama Pemkot Bitung dan Pemprov Sulut sudah turun langsung memantau situasi lapangan pada Rabu (11/3/2026) kemarin.

Pantauan ini bertujuan untuk memastikan pasokan gas ke agen sesuai kuota dan penyaluran gas ke pangkalan-pangkalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami sudah memastikan bahwa penyaluran berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya.

(***)

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close