Ketersediaan, Harga Pangan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 di Sulut Aman Ketersediaan, Harga Pangan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 di Sulut Aman - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ketersediaan, Harga Pangan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 di Sulut Aman

19 December 2017 | 11:54 WIB Last Updated 2020-01-27T16:06:51Z

indimanado.com, SULUT - Dalam rangka pemantauan dan pengendalian ketersediaan serta harga bahan pangan pokok dan strategis menjelang hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) pangan yang dihadiri oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Perum Bulog Divre Sulawesi Utara Gorontalo, Satgas Pangan Provinsi, para Kepala Dinas Provinsi dan kabupaten/kota, serta stakeholder terkait.

Dalam paparannya Mulyadi Hendiawan, Sekretaris BKP mengatakan bahwa secara nasional pada tahun 2017 produksi pangan dalam negeri meningkat cukup tajam sehingga ketersediaan bahan pangan pokok dan strategis seperti beras, jagung, minyak goreng, bawang merah, cabai, daging ayam,dan telur ayam ras terpantau surplus sehingga bisa dikatakan aman (walaupun untuk kedelai dan daging sapi masih harus dipenuhi dari impor).

Sedangkan Plt. Kepala Dinas Pangan Daerah Muhammad R. Mokoginta mengatakan, perlunya melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan harga pangan, serta hambatan distribusi dan jumlah stok.


"Kita juga perlu memastikan bahwa pelaku usaha tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan tidak menimbun barang," ujarnya.

Untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat, Ketua Satgas Pangan menghimbau agar para pedagang tidak melakukan penimbunan.

"Saya menghimbau kepada pengusaha bahan pangan, agar tidak melakukan penimbunan. Stok barang yang masih ada di gudang, minimal 50 persen dikeluarkan ke pasar untuk disalurkan kepada distributor dan pengecer, sehingga harga bisa dikendalikan," kata Kompol Roy, dari Satgas Pangan.

Berdasarkan data BULOG, selama stok 8 komoditas pangan yang dikelolanya aman, masyarakat tidak perlu khawatir. BULOG masih memiliki stok sebesar 1,1 juta ton beras, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama 5 b'ulan ke depan. Adapun stok BULOG Iainnya yaitu: gula pasir 413,34 ribu ton; jagung 29,35 ribu ton; daging sapi 18 ton; daging kerbau 17,77 ribu ton; bawang merah 30 ton; bawang putih 293 ton; dan minyak goreng 1,18 juta liter.

Berdasarkan data Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, jumlah ketersediaan bahan pangan pokok dan strategis jelang Natal dan Tahun Baru, sebagian besar aman. Sebagai contoh beras surplus 32.850 ton; jagungxsurplus 133.205 ton; daging sapi surplus 343 ton; daging ayam ras surplus 1,392 ribu ton; telur ayam surplus 2.075 ton. Namun demikian khusus untuk cabal merah deflsit 138 ton dan bawang merah 78 ton dari sisi produksi namun, kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara dapat terpenuhi karena adanya pasokan dari wilayah lain (Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur) lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga.

Beberapa komoditas pangan pokok dan strategis pada tahun 2017 juga mengalami penurunan harga dibanding tahun 2016, antara lain cabal merah keriting turun 40%, bawang merah turun 26%, terigu turun 12%, gula pasir turun 9%, telur ayam ras turun 8%, bahkan beras juga turun sekitar 2%.

Hal ini menunjukkan tingkat stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulawesi Utara yang selalu terjaga dengan baik sehingga harus dipertahankan melalui upaya-upava pengawasan melekat bersama Satgas Pangan Provinsi, khususnya menjelang hari raya Natal 2017 clan Tahun Baru 2018 ini dimana secara umum permintaan terhadap minyak goreng, telur, dan cabal akan meningkat.

(Tim/alfa jobel)

Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close