indimanado.com, SULUT - Peristiwa natal harus disambut dengan ungkapan syukur serta sukacita, yang terepresentasi lewat doa, puji-pujian dan pembaharuan diri.
Hal inilah yang diingatkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ir Noldy Liow saat mewakili Gubernur Olly Dondokambey SE pada ibadah Pra Natal Oikumene Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Senin (11/12/2017).
"Ini adalah momentum yang tepat untuk merevitalisasi dan menggelorakan kembali semangat dalam menapaki hidup yang dianugerahkan Tuhan, yang terimplementasi melalui kesederhanaan, kedamaian dan cinta kasih yang menjadi ciri dan peristiwa natal," katanya.
Disamping itu, Natal juga menjadi momentum yang tepat untuk saling melengkapi, menciptakan keharmonisan,saling memaafkan dan membina kerukunan serta kedamaian.
"Dalam konteks itulah, perayaan menyambut Natal Yesus Kristus sebagaimana terselenggara saat ini, hendaknya dirayakan dalam kesederhanaan," ujar Liow.
Lanjut Liow , pra Natal juga menjadi wahana memperkokoh pegangan hidup untuk senantiasa berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama, berdamai dengan diri sendiri serta berdamai dengan lingkungan sekitar dalam bingkai kesadaran bahwa "Torang samua ciptaan Tuhan."
Terkait kontribusi masyarakat dalam gerak langkah pembangunan bangsa, yakni tekad dan komitmen bersama untuk memajukan seluruh sektor, misalnya untuk mengembangkan terus sektor pariwisata daerah, maka sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia pada tahun 2016 yang lalu, setiap provinsi di Indonesia termasuk Sulawesi Utara, di arahkan agar mengambil langkah-langkah strategis untuk membangun diferensiasi, positioning dan branding sesuai dengan potensi wilayah sehingga menjadi fokus pengembangan masing-masing daerah.
Lebih jauh, Ia mengimbau pemerintah dan masyarakat Bolsel dapat memfokuskan pembangunan sektor pariwisata pada optimalisasi potensi yang dimiliki, seperti pelestarian seni dan budaya.
Pemerintah dan masyarakat Bolsel juga diajak untuk terus Hal itu untuk mendukung dalam doa dan tindakan nyata, pemerintahan yang di pimpin oleh bapak Joko Widodo dan bapak Jusuf kalla saat ini, khususnya dalam aktualisasi 9 (sembilan) prioritas pembangunannya atau yang lebih dikenal dengan Nawa Cita.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Hi Herson Mayulu SIP dan Ketua Sinode GMBIM Pdt CH Raintama-Pangulimang MTh.
(Tim/alfa jobel)

