![]() |
| Wadanlantamal VIII Manado, Kolonel Marinir Edy Juardi bersama jajaran. Foto Elsa/indimanado.com |
INDIMANADO.COM,
MANADO – Lantamal VIII Manado gelar apel kesiapan latihan pengamanan Pemilihan
Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden di Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), di
halaman Mako Lantamal VIII Manado, Senin (4/2/2019) pagi.
Wadanlantamal
VIII Manado, Kolonel Marinir Edy Juardi memimpin apel secara serentak di bawah
Komando Armada (Koarmada) II Surabaya. Sedangkan Mayor Laut (P) Lexy Dumais bertindak
sebagai komandan upacara.
Edy Juardi
yang membacakan amanat Danlantamal VIII, Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes
Sipasulta mengatakan apel gelar kesiapan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiap
siagaan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana Lantamal VIII bersama
unsur terkait dalam rangka menyukseskan Pemilu.
Karenanya,
dia mengharapkan semua perencanaan yang dipersiapkan dapat berjalan optimal, mengingat
arti penting dan strategisnya Pemilu bagi keberlangsungan kepemimpinan
nasional, pemerintah dan pembangunan dalam mencapai tujuan negara.
![]() |
| Simulasi pengamanan Pemilu. Foto Elsa/indimanado.com |
“Pada
konteks inilah peran TNI dalam perbantuan kepada Polri, bertanggung jawab untuk
mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pemilu 2019,” ungkapnya.
Juardi
mengatakan, dengan adanya manajemen pengamanan yang terpadu dan komprehensif,
mengerahkan sumber daya yang ada, serta memperkokoh kerjasama sinergis dengan
penyelenggara pemilu, masyarakat dan mitra keamanan lainnya, bisa didapatkan
pesta demokrasi yang berjalan aman, jujur, adil dan demokratis.
Pada
pelaksanaan pemilu, lanjut Juardi, terdapat berbagai potensi kerawanan, yang
memerlukan perhatian serius untuk diantisipasi sejak dini dengan dukungan data
dan kegiatan intelijen, sehingga perlu mengedepankan kegiatan dan tindakan
preventif. Ini dimaksudkan agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang
dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pemilu 2019.
“Untuk itu
saya memerintahkan kepada seluruh prajurit Lantamal VIII beserta jajaran agar
terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan satuannya untuk mengawal dan
mengamankan setiap tahapan pemilu, serta berupaya mewujudkan terciptanya
situasi yang kondusif agar dapat memberikan rasa aman serta menjamin masyarakat
dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya,” pungkas Juardi.
(Elsa)

