![]() |
| Olly Dondokambey dan James Sumendap. |
INDIMANADO.COM,
RATAHAN - Diberlakukannya pembatasan perjalanan dinas pejabat menuai respon
positif dari berbagai pihak. Tak terkecuali Gubernur Sulut Olly Dondokambey
yang menyatakan hal tersebut wajib ditindaklanjuti.
“Ini tentu
sangat bagus. Dimana ada pembatasan waktu, baik kunker ataupun konsultasi.
Sehingga ini patut ditindaklanjuti semua pihak, terlebih khusus DPRD,” katanya
baru-baru ini.
Menurut OD,
kebijakan tersebut wajib diberlakukan untuk seluruh jajaran pemkab, anggota dan
pimpinan DPRD, bahkan Bupati Mitra sekalipun.
“Bupati saja
kalau tinggal di Manado selama lima hari tanpa melapor gubernur, bakal
disanksi. Jadi ini perlu tindak lanjut DPRD juga,” jelasnya.
Disisi lain,
Bupati Mitra James Sumendap menyebut pembatasan perjalanan dinas sudah
diberlakukan tahun ini.
“Baik kunker
ataupun konsultasi maksimal hanya dua hari. Kecuali ada undangan resmi,” ujar
Sumendap.
Menurut JS,
keputusan tersebut diambil karena melalui hasil evaluasi tercatat pengeluaran
perjalanan dinas lebih besar.
“Ini
terkesan hanya memperkaya maskapai. Sementara hasil perjalanan dinas yang
berkepajangan terkesan tidak efektif,” terangnya.
Sebelumnya, Sekretaris
Kabupaten Mitra Robby Ngongoloy mengatakan, pembatasan perjalanan dinas sudah
disampaikan baik ke seluruh SKPD ataupun ke Sekretariat DPRD.
“Sudah kami
bahas dalam rapat. Serta sudah disampaikan seluruh jajaran dan sekwan,” ujarnya.
(Bill)
