Konsumsi LPG di Kotamobagu dan Bolmong Meningkat, Pertamina Pastikan Distribusi dan Stok Aman Konsumsi LPG di Kotamobagu dan Bolmong Meningkat, Pertamina Pastikan Distribusi dan Stok Aman - Media Independen

TERKINI

Iklan

Konsumsi LPG di Kotamobagu dan Bolmong Meningkat, Pertamina Pastikan Distribusi dan Stok Aman

indimanado.com
27 July 2020, 20:30 WIB Last Updated 2020-07-28T12:31:02Z

INDIMANADO.COM – Konsumsi LPG di wilayah Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondo (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara meningkat, Pertamina pastikan distribusi dan stok aman.

Salah satu faktor penyebab terjadinya peningkatan jumlah konsumsi ini disebabkan karena mulai meningkatnya aktivitas masyarakat seiring dengan masuknya fase New Normal untuk kedua daerah tersebut. "Selain itu, peningkatan jumlah konsumsi selalu terjadi jelang Hari Raya Idul Adha sesuai dengan tren tiap tahunnya," ungkap Laode Syarifuddin Mursali selaku Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII.

Hingga bulan Juli 2020, lanjut Laode, rata-rata penyaluran normal di Kota Kotamobagu mencapai 19,32 metric ton (MT)/ hari atau sekitar 6.440 tabung/hari sedangkan rata-rata penyaluran normal di Kabupaten Bolmong sebesar 13,31 MT/hari atau sekitar 4.437 tabung/hari. "Di bulan Juli ini, akan ada penambahan supply fakultatif sebesar 3,5% dari rata-rata penyaluran normal sebagai langkah antisipatif kenaikan konsumsi LPG," jelasnya.

Pertamina juga secara aktif berkoordinasi dengan Pemerintah setempat dalam upaya penyaluran dan pengawasan penggunaan LPG 3kg agar lebih tepat sasaran. "Masyarakat diminta untuk tetap bijak dalam penggunaan LPG dan membeli sesuai kebutuhan dan peruntukannya," imbuh Laode.

Laode menambahkan bahwa selain LPG 3kg, pihaknya juga tetap menyediakan alternatif pilihan LPG lain yang lebih berkualitas untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. "Masyarakat bisa menggunakan Bright Gas ukuran 5,5 kg maupun 12 kg yang stoknya tersedia di pangkalan-pangkalan," jelasnya.

Laode juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan atas penggunaan LPG khususnya LPG ukuran 3 kg. "Jika terjadi penyalahgunaan, bisa melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135," pungkasnya.

(*/Subhan)

Baca Juga
Komentar

Tampilkan

Terkini

close