Rapat Evaluasi PPKM di Kota Manado Hasilkan 3 Poin Penting Rapat Evaluasi PPKM di Kota Manado Hasilkan 3 Poin Penting - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Rapat Evaluasi PPKM di Kota Manado Hasilkan 3 Poin Penting

19 July 2021 | 22:25 WIB Last Updated 2021-07-19T14:25:17Z

 

Rapat Evaluasi tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Manado (Foto Istimewa)

INDIMANADO.COM, Manado - Walikota Manado Andrei Angouw selaku ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Manado didampingi Wakil Walikota Manado Richard Sualang memimpin rapat evaluasi tentang Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Manado.


Dalam rapat tersebut, Walikota Manado menyampaikan gambaran umum pelaksanaan PPKM Mikro di Manado saat ini. Selesai penyampaian umum, Walikota memberikan kesempatan forum rapat evaluasi memberikan gambaram apa yang sudah mereka lakukan di lapangan.


"Saya berharap agar diberikan gambaran jika ada masalah di lapangan dalam pelaksanaan PPKM termasuk meminta saran-saran dari kegiatan yang sedang dihadapi di lapangan," kata Walikota Manado, Senin (19/7/2021).


Dari berbagai masukan dan pernyataan peserta rapat evaluasi, maka soal Koordinasi di lapangan penting dilakukan. Koordinasi ini bisa dilakukan dengan dengan TNI Polri dan unsur terkait lainnya dari Forkopimda Kota Manado.


Dandim 1309 Letkol Inf RY Raja Sulung Purba dalam rapat evaluasi tersebut mengusulkan perlu dibuatnya Pos Komando (Posko) yang di dalamnya ada TNI Polri dan unsur lainnya seperti Kejaksaan, Camat dan lain-lain. 


"Posko ini juga dalam rangka mengolah administrasi dan informasi serta menjadi tempat berkoordinasi," Jelas Dandim 1309 Letkol Inf RY Raja Sulung Purba.


Sementara Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli mengatakan bahwa konsep PPKM masih terlihat formalitas sebab banyak masyarakat yang tidak paham dan belum mengerti soal PPKM. 


"Jadi memang perlu sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat soal konsep PPKM," Kata Kapolres.


Bahasan lainnya yang menjadi fokus adalah permasalahan dan kendala dilapangan yang ditemui. Masalah koordinasi belum terbangun baik dan terutama bagaimana mengkoordinasi dengan jajaran pemerintahan ditingkat bawah Kecamatan dan Kelurahan.


Terkait pemakanan juga menjadi menarik dalam rapat evaluasi sebab menyangkut soal tempat pemakaman dimana, di Manado atau diluar Manado. Sebab akan menjadi masalah jika bukan orang Manado dan meninggal di Manado harus dimakamkan di Manado. Demikian juga masih dalam kaitan pemakaman seperti mobil-mobil Ambulance menjadi bahasan sebab sering menjadi kendala jika ada warga yang meninggal karena Covid-19.


Menanggapi soal Posko, Walikota menyampaikan akan dibentuk bahkan akan diadakan sampai ditingkat Kecamatan. Walikota juga meminta untuk memberdayakan para Camat dan seluruh Lurah di Kota Manado untuk mengkoordinasikan hal ini.


"Soal penguburan nantinya akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi khususnya dengan Gubernur Sulut termasuk soal rumah singgah," Kata Walikota Manado


Dalam rapat tersebut menghasilkan tiga poin penting dari hasil evaluasi pelaksanaan PPKM di Kota Manado, yakni soal koordinasi di lapangan, pembentukan pos komando dan sosialisasi kepada masyarakat soal PPKM. 


Hadir dalam rapat evaluasi ini, yakni Forkopimda Sulut, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Asisten I Heri Saptono, Kadis DLH Frangky Porawouw, dr. Joy Zeekeon dari Dinkes Manado serta unsur teknis terkait lainnya.



(Nur Rahayu Sugiarto)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close