Kontingen Sulut Raih Juara 1 dan 2 di Festival Kuliner HUT PDIP ke-49 Jakarta Kontingen Sulut Raih Juara 1 dan 2 di Festival Kuliner HUT PDIP ke-49 Jakarta - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kontingen Sulut Raih Juara 1 dan 2 di Festival Kuliner HUT PDIP ke-49 Jakarta

11 January 2022 | 17:25 WIB Last Updated 2022-01-11T21:30:09Z
Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan bersama tim Sulut saat menerima hadiah. (Istimewa)


JAKARTA, (indimanado.com) - Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) berhasil meraih dua predikat juara pada Festival Kuliner yang digelar DPP PDI-Perjuangan dalam rangkaian HUT ke-49.

Di lokasi Festival Kuliner, Sekolah Partai Lentengagung, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022), istri Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey SE, Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan pun naik ke atas panggung dan menerima hadiah.

Nampak bersama Bunda Ir Rita, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, istri Wakil Ketua 1 DPD PDIP Sulut, Drs Steven OE Kandouw, Anggota DPRD Kota Manado Jean Sumilat-Kodoati, Ny Irene Angow-Pinontoan, dan Ny Rizya Ganda-Davega.

Sulut sendiri mengikutsertakan menu andalan Bubur Manado dan menu ikan Nike dalam lomba tersebut. Dan Sulut berhasil meraih Juara 1 pada kategori Dessert, dan Juara 2 pada kategori Stand Kuliner.

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, mewakili DPP Partai, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani akan menerima sertifikat MURI atas rekor buku varian menu pendamping beras terbanyak dan atas Rekor Lomba Masak Menu Pendamping Beras secara serentak dengan peserta terbanyak.

Festival Kuliner berlangsung di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan dibuka langsung oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di halaman depan Sekolah Partai PDIP.

Melalui kegiatan ini, jelasnya, pihaknya ingin mengingatkan rakyat Indonesia bahwa Indonesia adalah negara kaya sehingga berbagai bahan makanan yang tersedia bisa diolah dan dikonsumsi selain beras, seperti talas, pisang, sukun, sagu, dan lain-lain.

“Yang didorong adalah semangat untuk berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan, untuk kita lebih percaya kepada sumber pangan yang bisa didapatkan dari lingkungan sekitar kita daripada pangan impor,” katanya.

PDIP mendorong bahwa 10 bahan pendamping beras ini memiliki nilai keekonomian tinggi sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya untuk dikomersialkan. Apalagi d tengah pandemi, hal ini menjadi potensi bagi masyarakat dari sisi nilai ekonomi.

Selain itu, dengan makan pendamping beras ini, masyarakat mempunyai banyak alternatif memenuhi kebutuhan karbohidrat.

Para peserta dibagi dalam lima kategori, yakni kreasi appetizer, kreasi main course, kreasi dessert, kreasi snack, dan kreasi soup.

Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani menjelaskan, ada 305 peserta dalam festival kuliner ini yang berasal dari 34 provinsi. (*/alfa jobel)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close