Wagub Kandouw Apresiasi Gerakan Disiplin ASN Pemprov Sulut Wagub Kandouw Apresiasi Gerakan Disiplin ASN Pemprov Sulut - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Wagub Kandouw Apresiasi Gerakan Disiplin ASN Pemprov Sulut

17 March 2022 | 23:16 WIB Last Updated 2022-03-17T15:16:04Z
Drs Steven OE Kandouw. Foto istimewa


MANADO, (indimanado.com) - Wakil Gubernur Steven Kandouw bertindak sebagai Pembina Apel KORPRI Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (17/3/2022) di Lapangan Kantor Gubernur Sulut.

Dalam amanatnya, Wagub Kandouw mengatakan tahun 2022 sudah hampir meninggalkan triwulan I, olehnya ia meminta seluruha ASN di lingkup Pemprov Sulut bersyukur karena Covid-19 sudah mulai disiplin.

“Mudah-mudahan ke depan menjadi lebih baik sehingga kegiatan kita lebih optimal,” ujar wagub.

Kendati demikian, sesuai instruksi Gubernur Olly Dondokambey, protokol kesehatan dan program vaksinasi tetap dijalankan.

“Pemprov Sulut harus tetap menjadi garda terdepan dalam hal vaksinasi. Vaksinasi belum selesai tahap satu belum tuntas, tahap kedua sementara apalagi tahap ketiga. Kita harus terlibat kampanyekan vaksinasi termasuk protokol kesehatan, jaga jarak, masker, hindari kerumunan,” tuturnya.

“Tak ada jalan lain sampai kita betul-betul masuk ke normal,” sambungnya.

Masih dalam amanatnya, Wagub Kandouw menegaskan tentang disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Harian Lepas (THL) Pemprov Sulut. Ia pun mengapresiasi telah dicanangkan Gerakan Disiplin pada apel ini.

“Disiplin ini pernting tanpa disiplin tak bisa jalan,” tegasnya.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengharapkan pencanangan Gerakan Disiplin menjadi momentum untuk lebig disiplin dalam semua aspek, mulai dari kehadiran sampai ke pengelolaan keuangan.

Dibeberkannya, hanya karena kurang disiplin, ada pejabat yang disiapkan di jabatan struktural akhirnya gugur.

“Kemarin reposisu eselon III dan II dengan hal objektif. Ada yang gugur pada disiplin,” ungkapnya.

Jangan sampai pelanggaran disiplin terjadi lagi. “Ke depan jangan sampai ada pelanggaran disiplin seperti ini. Ini jadi sorotan,” tukasnya. (alfa jobel)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close