25 Peserta PKA Pamer Inovasi Berbasis Digital, Praseno Hadi: Harus Diimplementasikan 25 Peserta PKA Pamer Inovasi Berbasis Digital, Praseno Hadi: Harus Diimplementasikan - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

25 Peserta PKA Pamer Inovasi Berbasis Digital, Praseno Hadi: Harus Diimplementasikan

27 September 2022 | 18:05 WIB Last Updated 2022-09-27T10:05:44Z
Praseno Hadi saat melihat inovasi peserta PKA Angkatan II. Foto istimewa

MANADO, (indimanado.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Provinsi Sulut tahun 2022.

Ada 25 peserta yang mengikuti PKA menampilkan inovasi aplikasi berbasis digital dalam Expo Aksi Perubahan di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Kota Manado, Selasa (27/9/2022).

Penjabat (Pj) Sekdaprov Sulut, Praseno Hadi yang hadir saat itu mengucapkan banyak selamat kepada para peserta PKA Pemprov Sulut Angkatan II Tahun 2022.

“Adanya pendidikan, membuat seorang memiliki kompeten. Saya sangat setuju karena saya paling tidak percaya orang jadi pintar, ahli, teranpil dan kompeten tanpa melalui diklat (pendidikan dan pelatihan),” ungkapnya.

Meksi begitu, Praseno mempertanyakan jika sudah mengikuti pelatihan dan pendidikan tetapi tidak menghasilkan.

“Jadi evaluasinya setelah pendidikan. Merasa kompentensi tak meningkat, berarti sekolah ulang,” bebernya.

Ia mengakui, proses pelatihan ini membutuhkan waktu tiga bulan yang tentunya harus menghasilkan untuk mendukung visi misi Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

“Memang melelahkan, tapi yakinlah ini bukan hanya untuk diri sendiri, peningkatan karir, tapi untuk pemerintah provinsi, karena ini ajang mendukung visi dan misi pak gubernur dan pak wagub,” terangnya.

Ia menitip pesan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, agar inovasi dari peserta PKA ini diimplementasikan di SKPD masing-masing.

“Harus diimplementasikan! Apa yang kita peroleh dipraktekan dalam bekerja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Sulut, Roy Tumiwa, dalam laporannya mengatakan aksi perubahan ini mengambil tema digital goverment.

“Oleh karenanya, mereka menghadirkan inovasi berbasis digital. 25 aplikasi yang ditampilkan peserta PKA ini bagian dari proses untuk memberikan kesempatan peserta menuangkan gagasan dan ide lewat aplikasi,” terangnya.

Tumiwa berharap, para peserta PKA turut menyelesaikan suatu problem atau mencari suatu solusi atas permasalahan atau menjawab permasalahan kinerja di SKPD.

Adapun para peserta ini tampil dengan mengenakan pakaian adat Sulut. Aksi perubahan ini juga diikuti pejabat teras Pemprov Sulut, peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKO) Provinsi Sulut. (**/ajl)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close