![]() |
| Sekretaris DKP Minsel, Herry Runuwene. (Foto istimewa) |
AMURANG, Indimanado.com - Cuaca ekstrim seperti angin kencang serta gelombang tinggi melanda perairan Kabupaten Minsel, sehingga mengakibatkan sejumlah kapal ikan terparkir di dermaga pelabuhan Amurang.
Nelayanpun diimbau oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) agar tidak melakukan aktifitas melaut untuk menjaga keselamatan. Akibatnya, harga ikan laut di pasar tradisional naik drastis.
"Ini buntut dari cuaca ekstrim yang melanda Minsel belakangan ini. Sejumlah kapal ikan tidak melakukan pelayaran. Kami juga telah mengimbau agar nelayan menunda aktifitas melaut sampai ada informasi baik dari BMKG mengenai cuaca," kata Sekretaris DKP Minsel, Herry Runtuwene, Kamis (26/2/2026).
Dampak dari cuaca buruk, harga ikan laut di pasar tradisional Amurang mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga ikan jenis malalugis perkilogram Rp20.000, kini naik menjadi Rp35.000. sedangkan jenis cakalang dan deho (tongkol) sebelumnya Rp25.000 perkilogram naik menjadi Rp40.000. (Wesly)
