“Seperti Zona Perang”, Dentuman Tembakan Tiap Malam Teror Warga Soyowan “Seperti Zona Perang”, Dentuman Tembakan Tiap Malam Teror Warga Soyowan - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

“Seperti Zona Perang”, Dentuman Tembakan Tiap Malam Teror Warga Soyowan

28 March 2026 | 10:37 WIB Last Updated 2026-03-28T02:37:45Z
Foto Ilustrasi zona perang 

MITRA, Indimanado.com – Warga Desa Soyowan, Kecamatan Ratatotok, dibuat resah oleh suara tembakan yang hampir setiap malam menggema di sekitar permukiman.

Dentuman keras yang terdengar berulang-ulang itu menciptakan suasana mencekam, seolah-olah desa tersebut berada di tengah zona konflik bersenjata.

Suara tembakan dilaporkan terjadi pada malam hingga dini hari, memecah kesunyian dan membuat warga sulit beristirahat.

Tidak sedikit warga yang mengaku trauma dan selalu waspada setiap kali suara tersebut kembali terdengar.

“Bunyi tembakan nyaring sekali, berulang-ulang. Torang so tako kaluar malam. Anak-anak sampe menangis,” ungkap salah satu warga.

Fenomena ini bukan terjadi sekali dua kali. Warga menyebut dentuman tersebut sudah menjadi “langganan” setiap malam, bahkan intensitasnya kian meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini membuat masyarakat merasa tidak aman di lingkungan sendiri.

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, suara tembakan tersebut diduga berasal dari aktivitas di lokasi pertambangan ilegal (PETI) yang berada di sekitar wilayah Soyowan.

Meski belum ada konfirmasi resmi, dugaan ini semakin menguat seiring dengan maraknya aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut.

Suara tembakan yang terus berulang tidak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga memunculkan kekhawatiran akan potensi konflik dan penggunaan senjata di area tambang.

Bahkan sebelumnya, di salah satu rumah warga ditemukan peluru yang menembus atap seng warga.

Warga takut situasi ini dapat berujung pada insiden yang membahayakan keselamatan jiwa.

Hingga kini, masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, mengusut sumber suara tembakan, serta menertibkan aktivitas yang diduga menjadi pemicunya.

“Ini bukan lagi gangguan biasa. So sama deng teror. Torang cuma mo hidup tenang,” tegas warga lainnya.

Warga berharap ada langkah cepat dan tegas dari pihak berwenang sebelum situasi semakin tidak terkendali dan menimbulkan korban. (Bill69)
Ads Ads Ads
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close