![]() |
| Persma 1960 dan MRC Bulukumba. (Foto istimewa) |
MAGELANG, Indimanado.com - Meski sudah memastikan satu tempat di babak 32, namun Persma 1960 bertekad untuk menyapu bersih laga terakhir dengan torehan 3 poin.
Pertandingan bertajuk Derby Sulawesi akan tersaji di grup E pada Jumat, 5 Juni 2026, saat Persma 1960 Manado berhadapan dengan MRC Bulukumba.
Persma 1960 datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif pada dua pertandingan awal. Tim berjuluk Badai Biru sukses mengamankan tiket ke babak 32 besar lebih cepat berkat raihan kemenangan beruntun yang mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen grup, tetap membidik kemenangan demi menjaga reputasi dan menutup fase grup dengan catatan sempurna.
Di kubu lawan, MRC Bulukumba hadir sebagai salah satu kejutan terbesar di Grup E. Klub asal Sulawesi Selatan tersebut tampil sebagai kuda hitam yang mampu memberikan tekanan kepada para pesaingnya. Dengan semangat juang tinggi dan permainan disiplin yang mereka tunjukkan sepanjang turnamen, MRC membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap persaingan.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi skuad berjuluk Panrita Lopi, yang berarti ahli pembuat kapal pinisi. Kemenangan menjadi harga mati bagi mereka untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Tak heran jika pertandingan nanti diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit pertama, karena setiap kesalahan bisa berakibat fatal terhadap nasib mereka di liga 4 nasional.
Pertemuan dua wakil Sulawesi ini juga membawa gengsi tersendiri. Selain mempertaruhkan posisi di klasemen, kedua tim akan berjuang membuktikan siapa yang layak menyandang status kekuatan terbaik dari kawasan timur Indonesia di pentas Liga 4 Nasional. Rivalitas regional dipastikan akan menambah panas jalannya pertandingan.
Sorotan lain yang tak kalah menarik adalah duel taktik di pinggir lapangan. Persma akan dipimpin oleh pelatih Feryandes Rosialta, sementara MRC Bulukumba mengandalkan racikan strategi dari Agung Batola. Kedua pelatih dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, sehingga pertarungan kecerdasan mereka diyakini akan menjadi salah satu penentu hasil akhir laga.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Amarta pada Jumat sore pukul 15.30 WIB tersebut diprediksi berlangsung sengit hingga peluit panjang berbunyi. Dukungan suporter dari kedua kubu serta tingginya kepentingan laga diyakini akan menciptakan suasana yang penuh tekanan dan emosi di atas lapangan. (*/red)
