Kehadiran Menteri Agama menjadi bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di Sulawesi Utara sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Setibanya di lokasi kegiatan, Menteri Agama disambut langsung oleh Gubernur Yulius Selvanus sebelum bersama-sama menuju arena pembukaan MTQ. Acara tersebut turut dihadiri para kepala daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama di Bumi Nyiur Melambai.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Agama Republik Indonesia. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus wujud perhatian Pemerintah Pusat kepada Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun karakter generasi muda, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Agama di Bumi Nyiur Melambai.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Agama Republik Indonesia. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus wujud perhatian Pemerintah Pusat kepada Sulawesi Utara,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun karakter generasi muda, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia menegaskan bahwa Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga keharmonisan hubungan antarumat beragama. Karena itu, pelaksanaan MTQ menjadi momentum untuk semakin memperkokoh komitmen bersama dalam merawat toleransi sebagai modal penting pembangunan daerah.
“MTQ ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan komitmen kita untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Daerah ini adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat yang hidup dalam semangat toleransi,” kata Gubernur.
Gubernur juga berharap pelaksanaan MTQ XXXI mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Utara pada ajang nasional, sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memberikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat Sulawesi Utara yang dinilai berhasil menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, Sulawesi Utara terus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan toleran antarumat beragama.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Selain menjadi ajang seleksi menuju MTQ tingkat nasional, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah, serta menjaga semangat persatuan dan toleransi yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Sulawesi Utara. (Ajl)



