Peduli Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor Manado, Yayasan Rolam Indonesia Salurkan Bantuan Peduli Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor Manado, Yayasan Rolam Indonesia Salurkan Bantuan - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Peduli Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor Manado, Yayasan Rolam Indonesia Salurkan Bantuan

30 January 2023 | 22:41 WIB Last Updated 2023-01-30T14:41:38Z

MANADO, (Indimanado.com) - Bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado, Jumat (27/1/2023) mengakibatkan kerugian bagi warga. Bukan hanya mengakibatkan kerusakan tempat tinggal, kehilangan harta benda, tapi juga mengakibatkan korban, bahkan lima (5) orang dinyatakan meninggal dunia.

Keprihatinan terhadap sesama, bantuan untuk para korban terus berdatangan, baik dari pemerintah, swasta bahkan organisasi, salah satunya dari Yayasan Rolam Indonesia.

Bergerak dalam pelayanan profetik apostolic, yayasan yang dipimpin Senior Pastor, Rev. Dr. Steven Francis dan Asisten Pastor, Pst. Michael David Jeremia Widjaja, menggalang pengumpulan dana untuk para korban.


"Puji syukur kepada Tuhan karena penggalangan dana yang dilakukan berhasil mendapat atensi, bukan hanya dari donatur (di Manado tapi juga) luar Kota Manado seperti Jakarta. Tetapi juga sampai kebeberapa yayasan dan gereja luar negeri, seperti Rivers Of life Apostolic Ministries (ROLAM) Center Shelby, New York City, JMK Los Angeles dan JMK Maryland," sebagaimana disampaikan perwakilan tim Yayasan Rolam Manado, Octavian Mongkareng.

Bantuan yang terkumpul, kata Mongkareng, langsung disalurkan di beberapa titik terparah bencana oleh Tim Rolam Manado. Mereka menyalurkan bantuan ke korban dengan menyisir langsung titik-titik terparah bencana seperti wilayah Buha, Mapanget, Paal Dua, Perkamil, Kairagi Dua, GPI, Dendengan Dalam, Banjer, dan Tuminting.

"Jumlah orang yang terjangkau dalam penyaluran bantuan kurang lebih sebanyak 400 orang. Bantuan yang diberikan yaitu berupa kebutuhan primer seperti makanan, pakaian, peralatan mandi, peralatan untuk tidur, tikar, selimut dan juga sembako serta obat-obatan dan vitamin," jelas Octavian.

Selain memberikan bantuan sandang, pangan, dan obat-obatan, tim dari Yayasan Rolam Indonesia juga mendoakan setiap korban bencana yang dikunjungi. Ini dilakukan untuk membangun rasa peduli kepada sesama, dan memberi teladan bahwa anak-anak muda bisa menjadi berkat untuk orang lain khususnya bagi yang membutuhkan seperti korban terdampak bencana.

“Kami Yayasan Rolam Indonesia yang bergerak dalam pelayanan Apostolic Profetik yang memiliki komunitas JMK Youth fellowship, basisnya adalah anak-anak muda yang tergabung dari berbagai denominasi gereja yang berbeda-beda, kita ingin menunjukan kepedulian dan memberi teladan kasih, bahwa kita generasi muda lewat Yayasan Rolam Indonesia juga peduli dan turut merasakan penderitaan korban bencana, untuk menjadi berkat bagi banyak orang” ujar Octavian yang juga merupakan salah satu penanggung jawab Yayasan Rolam Indonesia di Manado.

Lanjut Oktavian, nantinya ada bantuan susulan berupa uang tunai dan akan diberikan kepada salah satu keluarga yang berduka atas meninggalnya anak mereka akibat bencana ini.

Sementara Asisten Pastor, Pst. Michael Widjaja melalui akun sosial medianya mengharapkan bantuan bencana yang diberikan bisa menjadi berkat bagi seluruh korban bencana alam di Manado.

“Semoga bisa memberkati dan membantu meringankan beban para korban dan bantuan yang diberikan bisa berguna untuk warga yang membutuhkan" ujar Pst. Michael dalam akun sosial medianya @michaeldjwidjaja.

"Kita bersama-sama berdoa untuk belas kasihan Tuhan di tengah-tengah warga Kota Manado. Tuhan mendengar doa dan jeritan kita semua, rencana dan rancangan Tuhan untuk Kota Manado adalah rancangan damai sejahtera," sambungnya menyudahi. (*)
CLOSE ADS
CLOSE ADS
close